Search

12 Maret 2026

|

Lingkungan

15 Ton Garam Disemai, OMC di Riau Diperkuat untuk Cegah Karhutla

POLEZ.ID – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau terus diperkuat melalui kegiatan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) atau hujan buatan. Terbaru, Pemerintah Provinsi Riau kembali menerima tambahan 15 ton garam semai untuk mendukung pelaksanaan OMC di wilayah rawan.

Kepala Bidang Kedaruratan BPBD dan Damkar Riau, Jim Gafur, mewakili Kepala BPBD Damkar Riau M Edy Afrizal, mengatakan sebelumnya pihaknya telah menerima bantuan awal sebanyak 8,5 ton garam dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

“Pada tahap awal, bantuan garam semai dari BNPB sebanyak 8,5 ton. Namun kita baru saja kembali menerima tambahan sebanyak 15 ton,” ujarnya.

Menurutnya, operasi hujan buatan saat ini masih difokuskan di wilayah pesisir Riau yang mengalami penurunan curah hujan dan memiliki karakteristik lahan gambut yang rentan terbakar.

Per Ahad (22/2/2026), kegiatan OMC dilakukan di wilayah Kabupaten Siak dengan jumlah garam yang disemai sekitar 1 ton dalam satu sortie penerbangan.

“Kegiatan OMC masih difokuskan di daerah pesisir Riau yang menurut informasi dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) curah hujannya menurun. Selain itu, wilayah tersebut juga banyak terdapat lahan gambut,” jelasnya.

Sementara itu, data BPBD mencatat hingga awal tahun 2026 sudah terdapat 11 kabupaten/kota di Riau yang mengalami karhutla dengan total luasan mencapai 1.041,74 hektare. Daerah terdampak meliputi Bengkalis, Kepulauan Meranti, Siak, Kampar, Pelalawan, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Kota Dumai, dan Pekanbaru.

Adapun rincian luasan kebakaran di antaranya Pelalawan seluas 612,30 hektare, Bengkalis 201,01 hektare, Indragiri Hilir 64,70 hektare, Siak 63,53 hektare, serta sejumlah daerah lain dengan luasan yang lebih kecil.

Selain itu, terdeteksi sebanyak 1.849 hotspot atau titik panas dengan total 128 titik api (fire spot).

Meski demikian, Jim memastikan seluruh kejadian karhutla di berbagai daerah tersebut saat ini telah berhasil ditangani oleh tim gabungan di lapangan. Kondisi cuaca yang mulai membaik juga membantu proses pengendalian.

“Laporan dari masing-masing daerah, karhutla di wilayah sudah bisa ditangani. Hujan juga terjadi cukup merata di Riau dalam beberapa hari terakhir,” pungkasnya.

Pemerintah berharap penguatan OMC dan kondisi cuaca yang lebih basah dapat menekan potensi kebakaran lahan, terutama menjelang periode rawan karhutla di wilayah Provinsi Riau.

2026-02-11-gurita-korupsi-pupr-riau-kpk-periksa-plt-gubernur-hingga-bupati-inhu-di-kantor-bpkp
2026-02-11-gurita-korupsi-pupr-riau-kpk-periksa-plt-gubernur-hingga-bupati-inhu-di-kantor-bpkp

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

4 minggu ago

IMG-20260309-WA0059
IMG-20260309-WA0059

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

3 hari ago