Search

12 Maret 2026

|

Hukum & Kriminal

Bentrokan di Lahan Sawit Eks PT BS Rohul, Pekerja Koperasi Tewas

Polez.id – Konflik berdarah pecah di kawasan perkebunan kelapa sawit eks PT BS, Kabupaten Rokan Hulu, Riau. Insiden yang terjadi pada Sabtu sore (7/2/2026) tersebut menewaskan seorang pekerja koperasi dan menyebabkan beberapa korban lainnya mengalami luka-luka.

Peristiwa tragis itu berlangsung di Dusun IV Rintis, Desa Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam. Bentrokan melibatkan pekerja dari tiga koperasi—Koperasi Sontang Bertuah Desa Sontang, Koperasi Telago Biru Sakti Desa Kasang Padang, serta Kelompok Tani Sakai Bersatu Desa Pauh—dengan Pam Swakarsa PT Nusantara Sawit Majuma (NSM), yang merupakan mitra kerja sama operasional (KSO) PT Agrinas Palma Nusantara (APN).

Berdasarkan keterangan yang dihimpun, kejadian bermula sekitar pukul 16.30 WIB saat para pekerja koperasi sedang beristirahat di barak Kantor eks PT BS. Sekitar setengah jam kemudian, sekelompok Pam Swakarsa mendatangi lokasi. Situasi yang awalnya tenang mendadak berubah ricuh hingga berujung pada bentrokan fisik.

Akibat kejadian tersebut, seorang pekerja koperasi berinisial BB tewas di lokasi. Selain korban meninggal, dua orang lainnya mengalami luka berat, sementara tiga korban lainnya menderita luka ringan. Seluruh korban telah mendapat perawatan medis, sedangkan jenazah korban tewas dievakuasi ke Rumah Sakit Bhayangkara Pekanbaru untuk keperluan autopsi.

Salah seorang saksi mata sekaligus korban selamat, Adi, mengungkapkan bentrokan terjadi secara mendadak saat para pekerja tengah beristirahat.

“Kami sedang istirahat di barak, tiba-tiba datang sekelompok orang yang mengaku dari KSO PT Agrinas Palma Nusantara. Situasi langsung kacau, kami berusaha menyelamatkan diri lewat belakang barak,” ujar Adi.

Pasca kejadian, para pekerja koperasi bersama pengurus dari tiga desa mendatangi Polsek Bonai Darussalam untuk melaporkan peristiwa tersebut. Laporan polisi tercatat dengan Nomor STTLP/B/7/II/2026/SPKT/Polsek Bonai Darussalam/Polres Rokan Hulu/Polda Riau, tertanggal 8 Februari 2026, dengan dugaan tindak pidana penganiayaan berat dan dugaan pembunuhan berencana.

Perwakilan pekerja koperasi sekaligus pelapor, Yulius Haki, menegaskan langkah hukum ditempuh demi mendapatkan keadilan bagi korban.

“Kami menempuh jalur hukum agar kejadian ini diproses secara adil dan transparan. Kami berharap aparat bertindak profesional dan memberikan keadilan bagi korban serta keluarganya,” tegas Yulius.

Menindaklanjuti laporan tersebut, Polres Rokan Hulu bergerak cepat. Hingga Minggu sore (8/2/2026), polisi telah mengamankan 12 orang terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan intensif.

Kasat Reserse Kriminal Polres Rokan Hulu, AKP Tony Prawira, memastikan seluruh proses hukum berjalan sesuai prosedur.

“Kami telah mengamankan sejumlah terduga pelaku dan saat ini masih melakukan pendalaman. Semua pihak yang terlibat akan diproses sesuai ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

Selain menimbulkan korban jiwa, bentrokan tersebut juga menyebabkan kerusakan pada sejumlah aset milik pekerja dan warga sekitar. Aparat kepolisian telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) serta mengamankan barang bukti guna kepentingan penyidikan.

Sementara itu, Camat Bonai Darussalam menjadwalkan pertemuan seluruh pihak terkait pada Selasa, 10 Februari 2026. Dalam agenda tersebut, pihak koperasi meminta PT Agrinas Palma Nusantara untuk mengevaluasi dan membatalkan kerja sama dengan PT Nusantara Sawit Majuma sebagai KSO.

Pihak koperasi menyatakan, apabila tidak ada keputusan tegas dalam pertemuan tersebut, para pekerja dan masyarakat yang tergabung dalam koperasi berencana menggelar aksi di areal perkebunan serta di Kantor PT Agrinas Palma Nusantara Regional Riau 2.

Diketahui, berdasarkan data profil perusahaan Kementerian Hukum dan HAM, Nico Jan Andrio Sianipar tercatat sebagai Direktur Utama PT Nusantara Sawit Majuma.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian masih terus mendalami motif serta rangkaian peristiwa bentrokan yang menelan korban jiwa tersebut.

IMG-20260129-WA0020
IMG-20260129-WA0020

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 bulan ago