Polez.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru merilis prakiraan cuaca dan sebaran titik panas (hotspot) di Provinsi Riau untuk Selasa, 10 Februari 2026. Secara umum, kondisi cuaca di Riau didominasi cerah berawan hingga berawan, dengan potensi hujan ringan di sejumlah daerah.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Moh Ibnu Amiruddin, menjelaskan bahwa pada pagi hari cuaca di Riau diprakirakan udara kabur hingga cerah berawan. Memasuki siang hari, kondisi berubah menjadi cerah berawan hingga berawan, dengan hujan intensitas ringan berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
“Pada sore hingga malam hari, cuaca umumnya berawan. Hujan ringan masih berpeluang terjadi di sebagian wilayah Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, dan Kampar,” ujar Ibnu Amiruddin, Selasa (10/2/2026).
Sementara itu, pada dini hari, BMKG memprakirakan kondisi udara kabur hingga berawan, dengan hujan ringan yang masih berpotensi mengguyur sebagian wilayah Kampar, Kuantan Singingi, Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Indragiri Hulu.
BMKG mencatat tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem yang dikeluarkan untuk wilayah Riau pada hari ini. Suhu udara berkisar antara 23,0 hingga 33,0 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 55–98 persen. Arah angin bertiup dari Utara hingga Tenggara dengan kecepatan 10–30 km/jam.
Untuk wilayah perairan, BMKG memprakirakan tinggi gelombang laut di perairan Provinsi Riau berada pada kisaran 0,5 hingga 1,25 meter, yang tergolong kategori rendah dan relatif aman bagi aktivitas pelayaran.
Di sisi lain, BMKG juga melaporkan perkembangan titik panas (hotspot) sebagai indikator potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Hingga pembaruan pukul 23.00 WIB, total hotspot di wilayah Sumatera mencapai 163 titik, dengan Provinsi Riau menyumbang jumlah terbanyak, yakni 104 titik.
Sebaran hotspot di Riau meliputi:
Kabupaten Bengkalis: 45 titik
Kabupaten Pelalawan: 45 titik
Kabupaten Siak: 6 titik
Kabupaten Indragiri Hilir: 5 titik
Kota Dumai: 3 titik
“Dengan masih tingginya jumlah hotspot, kami mengimbau masyarakat dan pemangku kepentingan untuk tetap waspada serta tidak melakukan pembakaran lahan,” tegas Ibnu Amiruddin.
BMKG Pekanbaru terus memantau perkembangan cuaca, hotspot, serta indeks cuaca kebakaran (Fire Weather Index) dan kelembapan bahan bakar halus (Fine Fuel Moisture Code) sebagai upaya mitigasi dini terhadap potensi karhutla di Provinsi Riau.

