Teluk Kuantan, Polez.id – Pemerintah Daerah (Pemda), Kuantan Sengingi (Kuansing), Riau mengger sosialisasi program Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) di Aula Multimedia Kantor Bupati, Rabu (21/01/2026).
Sosialisasi ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada para pemangku kepentingan, khususnya koperasi dan kelompok tani, terkait bantuan dana hibah mulai dari replanting sawit atau PSR dan Sarpras perkebunan.
Andriyama Putra, selaku Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kuansing menuturkan dalam pertemuan tersebut secara teknik realisasi PSR sudah mencapai 8.600 hektar, terhitung sejak tahun 2018.
Di mana, untuk realisasi program replanting sawit saja sejauh ini sudah dikisaran 6.428 hektar. Selain itu, program intensifikasi kelembagaan kebun mencakup lahan seluas 2.254 hektar meliputi bantuan pupuk dan pestisida.
“Kalau program Sarpras perkebunan, telah dibangun pabrik Pamigo di Kecamatan Singingi serta program intensifikasi pada dua kelompok di Logas Tanah Darat,” jelasnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Kuansing H Muklisin, menyampaikan harapannya agar sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat.
Beliau pun kemudian mendorong agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal, baik untuk peremajaan kebun sawit rakyat, bantuan pupuk, maupun pestisida.
“KUD dapat bersinergi dengan pemerintah daerah dalam membangun Kuansing, termasuk berkontribusi melalui kewajiban membayar pajak daerah,” katanya.
Pasalnya, program ini bisa menjadi program andalan daerah dalam mengajukan bantuan ke pemerintah pusat. Bahkan, menurutnya dana tersebut juga dapat dimanfaatkan untuk sektor pendidikan, seperti pemberian beasiswa bagi anak-anak petani kelapa sawit.
“Ini adalah peluang besar yang harus kita kelola dengan baik demi kemajuan perkebunan, pendidikan, dan kesejahteraan masyarakat Kuansing,” ungkapnya.

