Polez.id — Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Kantor Wilayah PT Jasa Raharja Provinsi Riau menggelar kegiatan Ngobras (Ngobrol Bareng Asik) bersama komunitas ojek online (ojol) se-Kota Pekanbaru, Selasa (10/1/2026).
Kegiatan yang dikemas santai namun sarat edukasi ini berlangsung di Wareh Kopi, Jalan Arifin Ahmad, Pekanbaru. Hadir langsung Direktur Lalu Lintas Polda Riau Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Provinsi Riau Muhamad Hidayat, para Pejabat Utama Ditlantas Polda Riau, serta Kasat Lantas Polresta Pekanbaru AKP Satrio.
Ngobras merupakan bagian dari rangkaian Operasi Keselamatan Lancang Kuning 2026. Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 09.00 WIB tersebut diikuti kurang lebih 100 pengemudi ojol dari berbagai komunitas, di antaranya Driver Gojek, Grab, Maxim, dan ShopeeFood se-Kota Pekanbaru.
Dalam kegiatan tersebut, Dirlantas Polda Riau bersama Jasa Raharja memberikan edukasi terkait pentingnya tertib berlalu lintas. Pengemudi ojek online dinilai memiliki peran strategis sebagai garda terdepan keselamatan di jalan raya, mengingat tingginya mobilitas serta interaksi langsung dengan masyarakat.
Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika menegaskan bahwa Ngobras menjadi sarana membangun komunikasi yang humanis dan kolaboratif antara kepolisian dan komunitas ojol.
“Pengemudi ojek online adalah mitra strategis kami di jalan raya. Melalui Ngobras ini, kami ingin menyampaikan pesan keselamatan secara dialogis dan membangun kesadaran bersama bahwa keselamatan adalah kebutuhan, bukan sekadar kewajiban,” ujarnya.
Ia menambahkan, Ditlantas Polda Riau berkomitmen menjadikan komunitas ojol sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas di Provinsi Riau.
“Kami berharap rekan-rekan ojol dapat menjadi contoh dalam penggunaan helm SNI, kelengkapan kendaraan, serta kepatuhan terhadap aturan lalu lintas. Jika ojol tertib, dampaknya akan dirasakan langsung oleh masyarakat luas,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Kanwil PT Jasa Raharja Provinsi Riau, Muhamad Hidayat, menyampaikan bahwa keterlibatan Jasa Raharja dalam Ngobras merupakan wujud sinergi dalam memberikan perlindungan dasar bagi masyarakat pengguna jalan.
“Kami ingin meningkatkan pemahaman pengemudi ojek online terkait hak dan kewajiban mereka, termasuk pentingnya keselamatan sebagai upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.
Menurutnya, pengemudi ojol merupakan kelompok dengan tingkat mobilitas tinggi sehingga edukasi keselamatan dan pemahaman asuransi menjadi sangat penting.
“Kami berharap para pengemudi ojol juga dapat menjadi agen informasi di lapangan, baik terkait keselamatan berlalu lintas maupun mekanisme santunan Jasa Raharja jika terjadi kecelakaan,” tambahnya.
Selain edukasi Kamseltibcarlantas, kegiatan Ngobras juga diisi dengan pembagian helm berstandar SNI serta pembagian bibit pohon sebagai bentuk penerapan konsep Green Policing. Kegiatan ini sekaligus memperkuat peran komunitas ojol sebagai pelopor keselamatan berlalu lintas dan agen kepedulian lingkungan.
Ketua Basecamp DPO (Driver Pekanbaru Online), Donni Wardana, mengapresiasi Ditlantas Polda Riau dan Jasa Raharja atas terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Edukasi yang diberikan sangat bermanfaat dan membuka wawasan kami tentang pentingnya keselamatan berlalu lintas, perlindungan asuransi, serta kepedulian terhadap lingkungan,” ujarnya.
Ia menegaskan komitmen komunitas DPO untuk mendukung program keselamatan berlalu lintas yang diinisiasi kepolisian.
“Kami siap menjadi mitra Polri dan Jasa Raharja serta berkomitmen menjadikan pengemudi ojek online sebagai pelopor tertib berlalu lintas di Kota Pekanbaru dan Provinsi Riau,” pungkasnya.
Melalui kegiatan ini, Ditlantas Polda Riau bersama Jasa Raharja menegaskan komitmen bersama komunitas ojek online se-Kota Pekanbaru sebagai percontohan tertib berlalu lintas, pelopor keselamatan, serta kepedulian lingkungan di Provinsi Riau.

