Search

12 Maret 2026

|

Nasional

GNI Nilai Kepemimpinan Humanis Kakorlantas Polri Agus Suryonugroho Efektif Tekan Kecelakaan Jelang Operasi Ketupat 2026

POLEZ – Generasi Negarawan Indonesia (GNI) Jabodetabek mengapresiasi keberhasilan Korlantas Polri dalam pelaksanaan Operasi Keselamatan 2026 yang dinilai mampu menekan angka kecelakaan lalu lintas dan fatalitas korban meninggal dunia secara signifikan di seluruh Indonesia.

Ketua Umum GNI Jabodetabek, Ruslan Padli, menilai capaian tersebut tidak terlepas dari gaya kepemimpinan humanis yang diterapkan oleh Agus Suryonugroho selaku Kakorlantas Polri, khususnya dalam mengedepankan pendekatan edukatif dan pelayanan kepada masyarakat.

“GNI mengapresiasi keberhasilan Operasi Keselamatan 2026 yang mampu menurunkan fatalitas korban meninggal dunia hingga lebih dari 51 persen. Ini menunjukkan bahwa kepemimpinan humanis Kakorlantas Polri efektif dan tepat, terutama menjelang meningkatnya mobilitas masyarakat pada Operasi Ketupat 2026,” ujar Ruslan Padli.

Berdasarkan data Korlantas Polri, Operasi Keselamatan 2026 yang berlangsung selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026, berhasil menurunkan angka korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas sebesar 51,06 persen dibandingkan periode sebelum operasi. Selain itu, jumlah kecelakaan lalu lintas juga turun 34,96 persen atau berkurang sebanyak 2.098 kejadian.

Penurunan juga tercatat pada jumlah korban luka berat sebesar 23,04 persen dan luka ringan sebesar 33,17 persen. Capaian ini menjadi indikator keberhasilan pendekatan preemtif dan preventif yang dijalankan secara masif di lapangan.

GNI menilai, keberhasilan tersebut erat kaitannya dengan pelaksanaan program Polantas Menyapa dan Melayani yang mengedepankan edukasi serta pendekatan humanis.

Selama operasi berlangsung, lebih dari 14,8 juta kegiatan edukasi dilakukan oleh personel kepolisian lalu lintas guna membangun kesadaran masyarakat dalam berlalu lintas.

“Pendekatan yang mengedepankan dialog dan pelayanan tanpa jarak kekuasaan terbukti mampu membangun kepatuhan masyarakat. Ketertiban yang lahir dari kesadaran jauh lebih kuat dan berkelanjutan dibandingkan pendekatan represif,” kata Ruslan.

Menjelang pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, GNI juga mengapresiasi langkah Korlantas Polri dalam memperketat pengawasan kelaikan angkutan umum. Dari 3.618 kendaraan yang diperiksa di seluruh Polda, sebanyak 93 persen dinyatakan laik jalan, sementara 7 persen lainnya tidak laik akibat berbagai pelanggaran teknis.

Selain itu, penerapan penegakan hukum berbasis teknologi melalui sistem Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) dan ETLE Drone Patrol Presisi yang meningkat 25,96 persen dinilai GNI sebagai langkah progresif yang mendukung penindakan objektif dan transparan, sekaligus selaras dengan pendekatan humanis.

GNI berharap, keberhasilan Operasi Keselamatan 2026 dapat menjadi fondasi kuat dalam menyukseskan Operasi Ketupat 2026, terutama dalam mewujudkan arus mudik Lebaran yang aman, tertib, dan berkeselamatan.

“Kami optimistis, dengan kepemimpinan yang tegas namun humanis, Korlantas Polri mampu menjaga keselamatan masyarakat dan menjadikan Polantas sebagai sahabat dalam setiap perjalanan,” pungkas Ruslan Padli.

kontribusi-besar-hasil-kecil-bupat
kontribusi-besar-hasil-kecil-bupat

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

2 bulan ago

Screenshot_20260115_213633_Instagram
Screenshot_20260115_213633_Instagram

Olahraga

Olahraga

2 bulan ago