Search

12 Maret 2026

|

Pendidikan

Gubernur Jambi Gembleng Kepsek, Soal MBG atau Sekolah Rakyat?

JAMBI, Polez.id – Seluruh guru profesional yang setara dengan sekolah menengah atas (SMA) berkumpul di Aula Bundes Desa Koto Periang, Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci, Sabtu (24/01/2026).

Mereka mengikuti pembukaan Rapat Kerja Kepala Sekolah SMA/SMK/SLB se-Provinsi Jambi, yang dihadiri langsung oleh Dr. H. Al Haris, Gubernur Jambi.

Politikus partai PAN itu menegaskan, bahwa pentingnya peran seorang Kepsek yang menjadi figur teladan dalam menentukan budaya kerja di masing-masing sekolah.

“Kepsek harus memiliki rasa tanggung jawab dan moral yang tinggi sebagai pemimpin tertinggi di satuan pendidikan. Bukan hanya seorang administrator, melainkan figur teladan (role model) yang menentukan budaya sekolah, profesionalisme guru, dan kualitas hasil belajar siswa itu harus menjadi tanggung jawabnya, ” ucapnya.

Dia menjelaskan, rapat kerja ini digelar sebagai ikhtiar para pendidik dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Provinsi Jambi.

“Semua aspek harus ditingkatkan mulai kualitas tata kelola sekolah, pengembangan profesionalitas Kepala Sekolah, dan penyelarasan persepsi dalam mewujudkan program-program prioritas Pemerintah Provinsi Jambi di bidang pendidikan,” ungkapnya.

Dalam pertemuan tersebut, turut mendampingi Gubernur Jambi diantaranya ada Bupati Kerinci Monadi, pimpinan Forkopimda Kerinci, Plt. Kepala Dinas Pendidikan serta ratusan kepala sekolah dari seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Jambi.

Selanjutnya, Kepsek memiliki peran penting dalam peningkatan kualitas dunia pendidikan. Perbedaan mendasar antara Kepsek dan guru lainnya terletak pada tanda tangan di ijazah, yang menentukan masa depan peserta didik.

Kendati demikian pemimpin merupakan guru yang diberi tugas tambahan, namun tanggung jawab tersebut tidak bisa dipandang ringan karena menyangkut legitimasi dan kualitas lulusan.

Salah satu peran strategis Kepsek, lanjutnya, dalam program Asta Cita Presiden Republik Indonesia yaitu turut menyukseskan program prioritas di mana pendidikan menjadi salah satu program prioritas nasional.

“Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Sekolah Rakyat, serta pembangunan sarana pendidikan menjadi fokus utama pemerintah pusat yang harus disinergikan dengan pemerintah daerah. Dan juga Program Asta Cita ke-4 dimana pemerintahan Prabowo-Gibran difokuskan pada penguatan SDM melalui pendidikan,” bebernya.

Gubernur Jambi tekankan dunia pendidikan sedang disoroti karena pemerintah sangat serius ingin memperbaiki tata kelola pendidikan, dengan cara memberikan makanan bergizi gratis kepada anak anak dididik dan membuka sekolah rakyat bagi anak yang kurang mampu.

“Kita semua harus sejalan, baik pemerintah provinsi Jambi, kabupaten/kota dan seluruh kepala sekolah harus sejalan menjalankan program pemerintah pusat ini,” tandasnya.

Dijelaskannya, bahwa pemerintah pusat sudah menyiapkan dananya baik itu MBG dan Sekolah Rakyat, tergantung daerah masing masing untuk kesiapan dalam pengelolaannya.

“Mari bersama kita bersatu tingkatkan SDM baik itu pendidik, juga anak didiknya, karena pemerintah pusat sudah menganggarkan untuk pendidikan yang cukup besar,” imbuhnya.

 

IMG-20260119-WA0006
IMG-20260119-WA0006

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

2 bulan ago

IMG-20260114-WA0063
IMG-20260114-WA0063

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

2 bulan ago