Polez.id – Dinas Perkebunan Provinsi Riau resmi merilis harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma untuk periode 4–10 Februari 2026. Pada periode ini, harga TBS kembali mengalami kenaikan, dengan lonjakan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun.
Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Dr Defris Hatmaja, menyebutkan bahwa harga TBS umur 9 tahun naik sebesar Rp131,95 per kilogram atau setara 3,65 persen dibandingkan periode sebelumnya.
“Kenaikan ini menjadikan harga TBS petani umur 9 tahun mencapai Rp3.743,34 per kilogram untuk periode satu minggu ke depan,” ujar Defris.
Ia menjelaskan, penetapan harga TBS kali ini telah sepenuhnya mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025. Dengan regulasi tersebut, penetapan harga kini berlaku untuk tanaman umur 3 hingga 30 tahun.
Selain harga TBS, harga cangkang juga ditetapkan sebesar Rp19,47 per kilogram. Pada periode ini, indeks K yang digunakan berada di angka 92,67 persen.
Defris memaparkan, kenaikan harga TBS turut dipengaruhi oleh meningkatnya harga komoditas turunan. Harga penjualan Crude Palm Oil (CPO) tercatat naik sebesar Rp551,58, sementara harga kernel meningkat Rp378,96 dibandingkan minggu sebelumnya.
“Memang terdapat beberapa Pabrik Kelapa Sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, maka harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi dua, maka digunakan harga rata-rata KPBN,” jelasnya.
Untuk periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.189,20 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN mencapai Rp12.637,50 per kilogram.
Lebih lanjut, Defris menegaskan bahwa kenaikan harga TBS minggu ini terutama didorong oleh menguatnya harga CPO dan kernel di pasar. Ia juga menilai, membaiknya tata kelola penetapan harga TBS merupakan hasil komitmen serius seluruh pemangku kepentingan.
“Upaya ini didukung penuh oleh Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau. Komitmen bersama ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan bermuara pada kesejahteraan masyarakat,” pungkasnya.
Berikut Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau Nomor 04 Periode 4–10 Februari 2026:
Umur 3 tahun: Rp2.881,58/kg
Umur 4 tahun: Rp3.269,94/kg
Umur 5 tahun: Rp3.466,64/kg
Umur 6 tahun: Rp3.618,16/kg
Umur 7 tahun: Rp3.695,71/kg
Umur 8 tahun: Rp3.739,43/kg
Umur 9 tahun: Rp3.743,34/kg
Umur 10–20 tahun: Rp3.722,96/kg
Umur 21 tahun: Rp3.663,99/kg
Umur 22 tahun: Rp3.607,35/kg
Umur 23 tahun: Rp3.546,98/kg
Umur 24 tahun: Rp3.480,75/kg
Umur 25 tahun: Rp3.406,34/kg
Umur 26 tahun: Rp3.361,17/kg
Umur 27 tahun: Rp3.315,76/kg
Umur 28 tahun: Rp3.271,50/kg
Umur 29 tahun: Rp3.254,66/kg
Umur 30 tahun: Rp3.240,62/kg.

