Search

12 Maret 2026

|

Riau

Hidung Pesawat Garuda Indonesia Rusak Usai Mendarat di Bandara SSK II Pekanbaru

POLEZ.ID – Pesawat maskapai Garuda Indonesia rute Jakarta–Pekanbaru mengalami kerusakan pada bagian hidung pesawat (radome) setelah mendarat di Bandara Sultan Syarif Kasim II, Sabtu (7/3/2026) sekitar pukul 17.15 WIB. Hingga saat ini, penyebab pasti insiden tersebut masih dalam proses investigasi oleh tim berwenang.

Pesawat dengan nomor penerbangan GA176 itu diketahui mengalami kerusakan pada bagian nose cone setelah tiba di Pekanbaru. Kerusakan terlihat pada bagian depan pesawat dan diduga akibat benturan benda asing, kemungkinan tabrakan burung (bird strike) atau faktor teknis lainnya. Namun, hal tersebut belum dapat dipastikan karena masih menunggu hasil penyelidikan resmi.

Executive General Manager (EGM) Bandara Sultan Syarif Kasim II, Achmad, membenarkan adanya kejadian tersebut. Ia mengatakan kerusakan diketahui setelah pesawat mendarat dan dilakukan pemeriksaan oleh teknisi.

“Kerusakan pada radome sisi kiri pesawat Garuda Indonesia dengan rute CGK-PKU dengan flight number GA176 yang landing di Pekanbaru pukul 17.15 WIB,” kata Achmad.

Ia menjelaskan, setelah pesawat tiba, teknisi bersama kru langsung melakukan inspeksi visual untuk memastikan kondisi pesawat. Hasil pemeriksaan awal menunjukkan bagian radome atau hidung pesawat mengalami kerusakan.

Menurutnya, pihak bandara belum dapat menyimpulkan penyebab kejadian karena masih menunggu hasil investigasi dari tim yang berwenang.

“Kami masih menunggu tim yang berwenang menyelidiki kejadian ini yang sampai saat ini masih melakukan investigasi,” ujarnya.

Akibat kerusakan tersebut, penerbangan lanjutan GA179 rute Pekanbaru–Jakarta terpaksa dibatalkan demi alasan keselamatan. Penumpang kemudian dialihkan ke penerbangan lain.

“Untuk penerbangan terdampak yaitu GA179 rute PKU-CGK terpaksa dibatalkan. Penumpang dialihkan ke pesawat Citilink QG033 rute PKU-HLP pada pukul 19.12 WIB,” jelasnya.

Salah seorang penumpang mengaku sempat terkejut saat melihat kondisi pesawat dari balik kaca terminal setelah proses pendaratan.

“Tadi sempat kaget, pas lihat ke luar ternyata kepala pesawatnya sudah dalam kondisi penyok. Untung kita selamat,” ujar salah satu penumpang.

Pihak bandara memastikan operasional di Bandara Sultan Syarif Kasim II tetap berjalan normal dan kejadian tersebut tidak mengganggu jadwal penerbangan lainnya, sementara proses investigasi masih terus berlangsung.