Search

12 Maret 2026

|

Hukum & Kriminal

Kerangka Manusia Ditemukan di Tengah Kebun Akasia PT RAPP

POLEZ.ID – Warga dan pekerja di areal perkebunan milik PT RAPP di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, digegerkan dengan penemuan kerangka manusia yang berserakan di kawasan hutan tanaman industri. Polisi kini masih menyelidiki identitas serta penyebab kematian korban.

Kerangka manusia itu ditemukan di Areal Compertemen E 057 PT RAPP Estate Teso Blok Teso Barat, Desa Bukit Raya, Kecamatan Singingi Hilir, Rabu (4/3/2026).

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana melalui Kapolsek Singingi Hilir IPTU Alferdo Krisnata Kaban mengatakan, pihak kepolisian menerima laporan dari pihak perusahaan pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.10 WIB.

Menindaklanjuti laporan tersebut, tim gabungan dari Polsek Singingi Hilir bersama Satreskrim Polres Kuansing langsung menuju lokasi sekitar pukul 10.00 WIB untuk melakukan pengecekan sekaligus olah tempat kejadian perkara (TKP).

“Tim langsung turun ke lokasi untuk melakukan pengecekan serta olah TKP setelah menerima laporan dari pihak perusahaan,” ujar Alferdo.

Penemuan kerangka manusia itu bermula pada Selasa (3/3) sekitar pukul 17.30 WIB. Saat itu, seorang saksi bernama Dedi Sumardin Laia bersama 17 pekerja lainnya tengah melakukan pembersihan gulma di area tersebut sejak pukul 10.00 WIB hingga 16.30 WIB.

Sekitar pukul 17.00 WIB, salah seorang pekerja bernama Palisbet menemukan tulang belulang manusia yang berserakan di sekitar lokasi kerja, tidak jauh dari aliran sungai kecil. Temuan tersebut kemudian dilaporkan kepada pihak manajemen perusahaan.

Pada malam harinya, pihak perusahaan melakukan pengecekan awal di lokasi dan menemukan satu unit sepeda motor Suzuki Smash tanpa nomor polisi yang terparkir di areal tanaman eukaliptus. Motor tersebut ditemukan dalam kondisi rantai digembok serta kepala businya dicabut.

Sementara kerangka manusia ditemukan berserakan dengan jarak sekitar 300 meter dari sepeda motor tersebut. Di sekitar lokasi juga ditemukan papan asbuk PETI serta sehelai baju.

Berdasarkan identifikasi awal dan keterangan saksi berinisial SM (33), sepeda motor yang ditemukan diduga milik seorang warga Desa Bukit Raya berinisial T (47). Pria tersebut sebelumnya telah dilaporkan hilang ke Polsek Singingi Hilir pada 18 Februari 2026.

Dalam laporan itu disebutkan bahwa korban tidak pulang ke rumah sejak Februari 2026. Korban diketahui sehari-hari bekerja sebagai pendulang emas dengan lokasi kerja yang berpindah-pindah.

Polisi kemudian memasang garis polisi di lokasi penemuan, mengamankan sejumlah barang bukti, serta menghubungi pihak keluarga yang diduga terkait dengan korban.

Selain itu, kerangka tengkorak manusia tersebut juga telah dibawa ke RS Bhayangkara Polda Riau untuk dilakukan autopsi dan pemeriksaan forensik guna memastikan identitas serta penyebab kematian.

“Proses penyelidikan akan dilakukan secara profesional dan sesuai prosedur hukum yang berlaku. Kami mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak berspekulasi sebelum hasil pemeriksaan forensik keluar,” jelas Alferdo.

Saat ini, Satreskrim Polres Kuansing bersama Polsek Singingi Hilir masih terus melakukan pendalaman untuk mengungkap secara pasti identitas korban serta penyebab kematian dalam kasus tersebut.

langkah-berani-akbp-fahrian-pecat
langkah-berani-akbp-fahrian-pecat

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 minggu ago