Search

12 Maret 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Kuansing Jadi Acuan Koperasi Sawit Jambi Jemput Dana BPDP

TELUK KUANTAN, Polez.id – Noval Candra, Wakil Ketua Asosiasi Petani Kelapa Sawit Perusahaan Inti Raya (ASPEKPIR), Provinsi Jambi melakukan kunjungan studi banding ke Dinas Perkebunan dan Peternakan Kuantan Sengingi (Kuansing), Jumat (23/01/2026).

Beliau tiba di ‘Kota Jalur’ mendampingi beberapa pengurus Koperasi Sawit Berkah Mandiri, Desa Kuamang, Kecamatan VII Koto, Kabupaten Tebo untuk berkoordinasi tentang pengajuan pabrik minyak goreng (Pamigo) supaya dapat diterapkan dibangun di sana.

“Benar, kami ke sana pengen belajar bagaimana cara pengajuan proposal dana Sarpras yang bersumber dari BPDP agar dapat dibawa ke Tebo,” ujarnya kepada Polez.id, Ahad (25/01/2026).

Menurutnya, Kuansing menjadi acuan sesuai arahan dari pihak pemerintah pusat dari hasil koordinasi sebelumnya. Di mana, pabrik mini minyak goreng milik KUD Tupan Tri Bhakti yang berlokasi di Desa Simpang Raya, Sengingi Hilir tersebut diklaim sebagai Pamigo pertama di Indonesia.

Usai berkoordinasi bersama pihak dinas, lanjutnya, rombongan langsung meninjau bangunan pabrik yang memakan waktu dalam perjalanan kurang lebih 90 menit dari pusat perkantoran. Setiba di lokasi, kata Noval, pihak pengurus KUD Tupan Tri Bhakti menyambut hangat dan apa yang diinginkan sesuai dengan harapan.

“Kami mendapat penjelasan yang luar biasa, dan pihak KUD secara gamblang membagi pengalaman dalam perjuangan menjemput dana Sarpras itu,” bebernya.

Sebagaimana diketahui, proyek hilirisasi kelapa sawit di Kuansing ini berkapasitas 5 ton/jam yang memakan anggaran BPDP mencapai Rp 5,5 milyar. Sementara, soal pasokan buah sangat aman karena ada sekitar 289 ribu hektar lebih perkebunan sawit milik petani swadaya maupun kemitraan yang ada di Sengingi Hilir.

IMG-20260121-WA0000
IMG-20260121-WA0000

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

2 bulan ago

HUBL5929
HUBL5929

Breaking News

Breaking News

2 bulan ago