Search

12 Maret 2026

|

Olahraga

Menggema di Asia, Delvi Nurfadillah Ukir Sejarah Emas untuk Indonesia di AMMA Championship 2026

Polez.id – Gemuruh tepuk tangan mengiringi langkah Delvi Nurfadillah di arena 3rd AMMA Championship 2026, Luzhou, China. Atlet muda asal Rokan Hulu, Riau, itu tampil luar biasa dan sukses mengharumkan nama Indonesia dengan meraih medali emas pada kejuaraan Mixed Martial Arts tingkat Asia yang berlangsung 9–11 Januari 2026.

Di antara 34 negara peserta dan 11 wakil Indonesia yang berlaga, Delvi tampil sebagai bintang utama. Ia menjadi satu-satunya atlet Merah Putih yang mampu naik ke podium tertinggi setelah menaklukkan petarung asal Kazakhstan di nomor Traditional MMA kelas 49 kilogram putri. Kemenangan ini sekaligus memastikan Indonesia membawa pulang satu emas dan tiga perunggu dari kejuaraan bergengsi tersebut.

Dominasi Delvi di setiap ronde tak hanya menghadirkan kemenangan, tetapi juga pengakuan. Teknik bertarung yang rapi, ketenangan membaca lawan, serta konsistensi performa mengantarkannya meraih Most Outstanding Athlete Award dari Asian Mixed Martial Arts (AMMA).

Perjalanan Delvi menuju puncak prestasi lahir dari latar belakang keluarga sederhana dan penuh disiplin. Ia merupakan anak ketiga dari empat bersaudara, buah hati Amir (51) dan Sri Marlinda (50). Sang ayah adalah prajurit TNI Angkatan Darat berpangkat Pembantu Letnan Satu (Peltu) yang bertugas sebagai Babinsa di Koramil 11/Tambusai, Kodim 0313/KPR. Nilai kedisiplinan dan semangat pengabdian itu turut membentuk karakter Delvi, baik di dalam maupun di luar arena.

Di sela kesibukannya sebagai atlet, Delvi juga menjalani pendidikan di Stikom Tunas Bangsa Pematang Siantar, Sumatera Utara. Di bawah binaan Persatuan Tarung Campuran Indonesia (Pertacami), ia menempa diri dengan berbagai disiplin bela diri. Rekam jejak prestasinya terbilang panjang, mulai dari Tarung Derajat (2019), Wushu Sanda dan Kick Boxing (2023), hingga Muaythai dan Kungfu (2024).

“Kejuaraan MMA tingkat Asia ini menjadi pencapaian tertinggi saya sejauh ini. Selain medali emas, saya juga mendapatkan penghargaan sebagai pemain terbaik,” ujar Delvi, Minggu (18/1/2026).

Ia menegaskan bahwa kesuksesan tersebut bukan diraih secara instan. Menurutnya, disiplin latihan, kesiapan mental, dan konsistensi adalah kunci utama. “Saya selalu menekankan kesiapan mental dan menjaga konsistensi saat bertanding,” tuturnya.

Perjalanan Delvi juga diwarnai kegagalan. Ia pernah gagal menembus ajang Pekan Olahraga Nasional (PON). Namun, pengalaman pahit itu justru menjadi bahan bakar semangat. “Dukanya saya pernah gagal ikut PON. Tapi sukanya, saya dibina Pertacami Jakarta dan akhirnya bisa meraih prestasi di tingkat Asia. Rasanya sangat bangga,” ungkapnya.

Di balik prestasi internasional yang diraih, Delvi menyimpan impian besar. Terinspirasi sang ayah, ia bercita-cita menjadi prajurit TNI dan mengabdi untuk bangsa. Dari arena tarung Asia hingga mimpi mengabdi pada negara, Delvi Nurfadillah membuktikan bahwa kerja keras dan keteguhan hati mampu membawa anak daerah menembus panggung dunia.

IMG-20260115-WA0013
IMG-20260115-WA0013

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

2 bulan ago