Polez id – Kepolisian Daerah (Polda) Riau menggelar patroli gabungan berskala besar di Kota Pekanbaru untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat. Dalam patroli tersebut, dua orang wanita diamankan usai dinyatakan positif mengonsumsi obat terlarang saat razia di tempat hiburan malam (THM).
Kegiatan patroli melibatkan Tim 1 Raga Gabungan yang terdiri dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum), Ditsamapta, Satbrimob Polda Riau, Polresta Pekanbaru, serta unsur Pemerintah Kota Pekanbaru. Wakil Wali Kota Pekanbaru turut hadir langsung memantau jalannya kegiatan.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Riau, Kombes Pol Hasyim Risahondua, menjelaskan patroli dilaksanakan mulai Jumat (30/1/2026) malam pukul 21.00 WIB hingga Sabtu (31/1/2026) dini hari sekitar pukul 04.30 WIB.
Menurut Hasyim, patroli ini difokuskan untuk mencegah tindak kriminal seperti pencurian dengan pemberatan, pencurian dengan kekerasan, pencurian kendaraan bermotor (C3), aksi geng motor, hingga praktik premanisme yang berpotensi mengganggu ketenteraman warga.
“Ini merupakan upaya preventif untuk menekan potensi gangguan kamtibmas di wilayah Kota Pekanbaru,” ujar Hasyim, Sabtu (31/1/2026).
Sebelum bergerak ke lapangan, seluruh personel mengikuti apel kesiapan di Mako Polda Riau dan Mako Polresta Pekanbaru. Selanjutnya, tim patroli menyisir sejumlah ruas jalan utama, di antaranya Jalan Jenderal Sudirman, Jalan Sultan Syarif Kasim, Jalan Soekarno-Hatta, Jalan Tuanku Tambusai, hingga Jalan Riau.
Patroli juga dilakukan di sekitar kediaman Kapolda Riau, Wakapolda Riau, serta para pejabat utama Polda Riau. Dari hasil pemantauan di lokasi-lokasi tersebut, petugas tidak menemukan adanya gangguan keamanan.
Selain jalan protokol, patroli turut menyasar sejumlah tempat hiburan malam, seperti Paragon di Jalan Sultan Syarif Kasim, Gen-Z dan Live House di Jalan Soekarno-Hatta, serta Angel Wing di Jalan Jenderal Sudirman.
“Di sebagian besar THM tidak ditemukan pelanggaran maupun gangguan kamtibmas. Namun, di Angel Wing, dua orang wanita diamankan setelah hasil tes urine menunjukkan positif menggunakan obat terlarang,” ungkap Hasyim.
Kedua wanita tersebut selanjutnya dibawa dan diamankan untuk menjalani proses pemeriksaan dan penanganan lebih lanjut sesuai ketentuan hukum yang berlaku.
Hasyim menegaskan, patroli gabungan akan terus digelar secara rutin sebagai bentuk kehadiran negara dalam memberikan rasa aman kepada masyarakat.
“Kami berkomitmen menjaga Pekanbaru tetap aman, tertib, dan kondusif,” pungkasnya.

