Polez.id – Persaingan di klasemen Liga 2 musim 2025–2026 Grup A kian memanas memasuki fase akhir kompetisi. Hingga pekan ke-15, peta persaingan belum sepenuhnya mengerucut, baik dalam perebutan tiket menuju Super League maupun dalam upaya menghindari degradasi.
Garudayaksa FC masih kokoh di puncak klasemen dengan raihan 29 poin. Namun posisi mereka belum sepenuhnya aman, lantaran Sumsel United dan Adhyaksa terus membayangi di peringkat kedua dan ketiga dengan selisih poin yang tipis.
Dengan sisa tiga pertandingan, persaingan papan atas dipastikan berlangsung sengit hingga laga pamungkas.
Di papan tengah, Persiraja Banda Aceh berada di posisi keempat dengan 23 poin, disusul Persikad 1999 dan Bekasi City yang sama-sama mengoleksi 21 poin. PSMS Medan juga masih menjaga peluang dengan 20 poin.
Tim-tim di zona ini masih memiliki kans menembus posisi lebih baik jika mampu tampil konsisten pada laga-laga sisa.
Sementara itu, persaingan paling ketat justru terjadi di papan bawah. PSPS Pekanbaru dan Persekat Tegal terjebak di peringkat kedelapan dan kesembilan dengan perolehan poin identik, yakni 17.
Kondisi ini membuat setiap pertandingan ke depan menjadi laga hidup-mati bagi kedua tim demi menjauh dari ancaman degradasi.
Sriwijaya FC berada di dasar klasemen dengan dua poin dan hampir pasti berada dalam posisi sulit. Namun secara matematis, perubahan posisi masih mungkin terjadi, meski peluangnya sangat tipis.
Dengan hanya menyisakan tiga laga, setiap poin kini menjadi sangat berharga. Kesalahan kecil bisa berakibat fatal, sementara satu kemenangan saja dapat mengubah peta klasemen secara signifikan.
Liga 2 Grup A pun dipastikan menyajikan drama hingga akhir musim, baik di jalur perebutan tiket Super League maupun dalam perjuangan bertahan di kompetisi kasta kedua sepak bola nasional ini.

