Search

12 Maret 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Polres Inhu Kembali Tanam Jagung di Tujuh Lokasi Secara Serentak 

POLEZ.ID – Kepolisian Resor Indragiri Hulu (Inhu), Riau kembali memulai penanaman bibit jagung secara serentak yang tersebar di tujuh lokasi, Sabtu (7/3/2026).

Penanaman jagung kuartal I tahun 2026 ini digelar bersama pemerintah daerah (Pemda) Inhu, perusahaan mitra, serta kelompok tani sebagai bagian dari upaya mendukung program swasembada pangan nasional.

Dalam pelaksanaannya, terhubung langsung kepada Kapolri Jenderal Polisi Drs. Listyo Sigit Prabowo melalui Zoom Meeting bersama Wakil Menteri Pertanian dan jajaran lainnya.

Aiptu Misran sebagai Kasi Humas Polres Inhu menjelaskan, pejabat teras tingkat Polres Inhu tanam jagung di lahan milik pabrik kelapa sawit PT Talang Jerinjing Sawit (TJS), Desa Talang Jerinjing, Kecamatan Rengat Barat.

Di sana, terang Misran, Wakapolres Inhu Kompol Lassarus Sinaga memimpin berjalannya kegiatan tersebut diikuti oleh sejumlah pejabat utama Polres Inhu lainnya, Bulog, TNI, dan para penyuluh pertanian.

Kemudian, untuk di enam lokasi lainnya di hari bersaman juga melakukan hal serupa tanam jagung seperti Desa Buluh Rampai Kecamatan Seberida, Desa Sidomulyo Kecamatan Lirik, Desa Teluk Sejuah Kecamatan Kelayang, Desa Aur Cina Kecamatan Batang Cenaku, Desa Ringin Kecamatan Batang Gansal, serta Desa Kuala Mulya Kecamatan Kuala Cenaku

“Di sini penanaman dilakukan secara simbolis oleh unsur Forkopimcam, jajaran kepolisian dan juga ikut pihak penyuluh pertanian,” terangnya.

Pesan Kapolres Inhu AKBP Eka Ariandy Putra, ungkap Misran, bahwa kegiatan penanaman jagung pipil ini merupakan bentuk nyata dukungan Polri terhadap program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.

Dia secara gamblang menuturkan Polri tidak hanya fokus pada tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, tetapi juga berperan aktif dalam mendukung program strategis pemerintah, termasuk di sektor pertanian.

Keterlibatan berbagai pihak mulai dari pemerintah daerah, perusahaan, penyuluh pertanian hingga kelompok tani menunjukkan adanya sinergi kuat dalam mendukung pembangunan sektor pertanian di daerah.

“Kami berharap kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat, meningkatkan produktivitas lahan pertanian serta memperkuat kolaborasi antara kepolisian, pemerintah dan masyarakat dalam mewujudkan ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tutupnya.