Search

7 April 2026

|

Hukum & Kriminal

Razia Serentak Jelang HBP ke-62, Lapas Pekanbaru Sikat Habis HP Ilegal hingga Barang Terlarang

POLEZ.ID – Menyambut Hari Bhakti Pemasyarakatan (HBP) ke-62, Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIA Pekanbaru menggelar razia besar-besaran di kamar hunian warga binaan. Kegiatan ini dilakukan serentak di seluruh Indonesia pada Senin malam (6/4).

Razia tersebut menjadi bagian dari langkah deteksi dini untuk mencegah gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus menegaskan komitmen “zero tolerance” terhadap peredaran handphone, pungutan liar, dan narkoba (halinar) di dalam lapas.

Kegiatan ini dipimpin langsung Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan Riau, Maizar. Sebelum razia dimulai, seluruh petugas mengikuti apel di lapangan Lapas Pekanbaru untuk memastikan kesiapan personel dan teknis pelaksanaan.

“Razia ini merupakan bentuk komitmen kami dalam melakukan deteksi dini terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban, sekaligus memastikan tidak adanya peredaran barang terlarang di dalam lapas,” kata Maizar.

Ia menegaskan, seluruh Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pemasyarakatan di Riau harus benar-benar bersih dari halinar.

Dalam pelaksanaannya, Lapas Pekanbaru turut menggandeng aparat penegak hukum, mulai dari TNI, Polri hingga Badan Narkotika Nasional (BNN). Keterlibatan lintas instansi ini disebut sebagai bentuk transparansi sekaligus penguatan pengawasan.

“Kami melibatkan unsur TNI, Polri, dan BNN agar pelaksanaan lebih optimal serta memberikan rasa aman bagi petugas maupun warga binaan,” tambahnya.

Petugas kemudian melakukan penggeledahan secara menyeluruh dan sistematis di setiap kamar hunian. Pemeriksaan dilakukan dengan tetap mengedepankan prinsip profesionalitas, keamanan, serta menghormati hak warga binaan.

Dari hasil razia, sejumlah barang terlarang ditemukan, seperti instalasi listrik ilegal, benda tajam, dan barang lain yang berpotensi mengganggu keamanan. Seluruh temuan didata sebelum dimusnahkan.

Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Pekanbaru, Yuniarto, menegaskan pihaknya tidak akan memberi celah terhadap praktik ilegal di dalam lapas.

“Kami tidak akan memberikan ruang bagi peredaran handphone ilegal, pungli, maupun narkoba di dalam lapas. Pengawasan akan terus kami lakukan secara konsisten dan berkelanjutan,” tegasnya.

IMG-20260221-WA0025
IMG-20260221-WA0025

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 bulan ago