Search

30 Mei 2026

|

Nasional

BPA Fair 2026 Dibuka, Lelang Aset Rampasan Kejaksaan Tembus Ratusan Miliar

POLEZ.ID – Badan Pemulihan Aset (BPA) Kejaksaan RI resmi membuka gelaran BPA Fair 2026 di Kantor Badan Pemulihan Aset, Senin (18/5/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak baru dalam upaya pemulihan aset negara dengan mengusung tiga pilar utama, yakni transparansi, integritas, dan akselerasi pemulihan aset.

Kepala BPA, Kuntadi, mengatakan BPA Fair bukan sekadar ajang lelang biasa, melainkan simbol transformasi Kejaksaan dalam pengelolaan barang rampasan negara secara terbuka dan akuntabel.

“Melalui pergelaran BPA Fair ini, masyarakat beserta seluruh pemangku kepentingan diajak untuk melihat secara langsung alur transparan pengurusan aset yang dikelola oleh negara. Penyelenggaraan BPA Fair ini didasari oleh tiga pilar utama yakni transparansi, integritas dan akselerasi penyelesaian aset,” ujar Kuntadi.

Dalam penyelenggaraannya, BPA Fair 2026 akan melelang sebanyak 308 aset dalam 245 lot. Kejaksaan menargetkan 75 persen aset yang dilelang dapat terjual agar memberikan manfaat maksimal bagi keuangan negara dan masyarakat.

Sejak rangkaian pre-event launching pada 22 April 2026 hingga pembukaan resmi hari ini, sejumlah aset telah berhasil terjual dengan nilai melampaui harga limit.

Salah satunya lelang tanah di Jatake, Kabupaten Tangerang, dengan nilai limit Rp 6,87 miliar yang laku terjual Rp 32,27 miliar atau naik hingga 460 persen dari harga awal.

Kemudian lelang minyak dengan nilai limit Rp 879,08 miliar berhasil terjual Rp 914,58 miliar atau naik 1,04 persen. Sementara lelang sebidang tanah di Benoa, Bali, dengan nilai limit Rp 4,80 miliar terjual Rp 5,06 miliar atau naik 1,05 persen.

Kuntadi menyebut capaian tersebut menunjukkan tingginya antusiasme dan kepercayaan publik terhadap mekanisme lelang yang transparan dan kredibel.

Hingga saat ini, tercatat sebanyak 104.200 orang telah mengunjungi website BPA Fair 2026. Selain itu, sebanyak 3.400 orang mendaftar sebagai visitor dan sekitar 100 orang membuka akun lelang baru untuk mengikuti kegiatan tersebut.

Tak hanya itu, sebanyak 400 peserta lelang telah menyetor uang jaminan lelang, yang menandakan peningkatan hingga 300 persen serious potential buyer.

Kuntadi juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran Kejaksaan RI dan Direktorat Jenderal Kekayaan Negara Kementerian Keuangan yang telah bersinergi dalam proses pemulihan aset tindak pidana.

“Terima kasih turut disampaikan kepada seluruh jajaran Himbara yang hadir sebagai mitra sekaligus bagian dari gerakan bersama menuju pemulihan ekonomi negara yang lebih kuat. Kepada seluruh peserta lelang dan masyarakat yang hadir, partisipasi yang diberikan merupakan kontribusi nyata bagi negara,” katanya.

Menurutnya, semakin tinggi partisipasi masyarakat dalam lelang, maka semakin besar pula aset negara yang dapat dipulihkan dan dikembalikan manfaatnya kepada negara.

“Semoga kegiatan ini menjadi berkah bagi negara, menjadi titik tolak transformasi nyata Badan Pemulihan Aset, serta menjadi bukti bahwa barang rampasan dikelola dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Acara pembukaan BPA Fair 2026 turut dihadiri Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi Todotua Pasaribu, Jaksa Agung Muda Pengawasan Rudi Margono, Kepala Badan Diklat Kejaksaan RI Leonard Eben Ezer Simanjuntak, serta Direktur Lelang DJKN Kemenkeu Syukriah HG.

IMG-20260127-WA0021
IMG-20260127-WA0021

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

4 bulan ago

IMG-20260326-WA0023
IMG-20260326-WA0023

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

2 bulan ago