POLEZ.ID – Harga pembelian tandan buah segar (TBS) kelapa sawit pekebun mitra swadaya di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 5–11 Agustus 2026. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yakni sebesar Rp23,35 per kilogram atau 0,60 persen dibandingkan periode sebelumnya.
Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS yang digelar Dinas Perkebunan (Disbun) Provinsi Riau pada Selasa (4/8/2026), dipimpin Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Disbun Riau, Defris Hatmaja.
Dalam penetapan tersebut, harga TBS mitra swadaya umur 9 tahun naik menjadi Rp3.936,63 per kilogram dan berlaku mulai Rabu (5/8/2026) hingga Selasa (11/8/2026).
Penetapan harga masih mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian (Permentan) Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian Tandan Buah Segar Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Direktur Jenderal Perkebunan Nomor 144/Kpts/PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra.
Defris Hatmaja menjelaskan, kenaikan harga TBS pekan ini terutama didorong oleh meningkatnya harga inti sawit (kernel), meskipun harga minyak sawit mentah (CPO) mengalami sedikit penurunan dibandingkan periode sebelumnya.
“Harga TBS yang ditetapkan tim untuk mitra swadaya pada periode ini mengalami kenaikan. Kenaikan harga minggu ini lebih disebabkan karena faktor naiknya harga kernel,” kata Defris.
Ia menjelaskan, harga penjualan CPO pada periode ini turun sebesar Rp17,48 per kilogram, sedangkan harga kernel meningkat Rp544,98 per kilogram dibandingkan pekan lalu. Indeks K yang digunakan sebesar 92,40 persen dengan harga cangkang Rp24,45 per kilogram.
Sementara itu, rata-rata harga CPO ditetapkan sebesar Rp15.777,52 per kilogram, sedangkan rata-rata harga kernel mencapai Rp15.528,00 per kilogram.
Defris menambahkan, masih terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan pada periode ini. Sesuai Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, apabila data penjualan tidak tersedia atau terkena validasi, harga yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Jika masuk validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.
“Pada periode ini, harga rata-rata CPO KPBN tercatat sebesar Rp15.779,33 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp15.138,00 per kilogram,” ujarnya.
Berikut daftar harga TBS kelapa sawit pekebun mitra swadaya Provinsi Riau periode 5–11 Agustus 2026:
- Umur 3 tahun: Rp3.052,07/kg
- Umur 4 tahun: Rp3.401,38/kg
- Umur 5 tahun: Rp3.647,59/kg
- Umur 6 tahun: Rp3.787,31/kg
- Umur 7 tahun: Rp3.873,00/kg
- Umur 8 tahun: Rp3.919,58/kg
- Umur 9 tahun: Rp3.936,63/kg
- Umur 10–20 tahun: Rp3.897,09/kg
- Umur 21 tahun: Rp3.832,85/kg
- Umur 22 tahun: Rp3.758,48/kg
- Umur 23 tahun: Rp3.673,90/kg
- Umur 24 tahun: Rp3.609,76/kg
- Umur 25 tahun: Rp3.557,25/kg
- Umur 26 tahun: Rp3.538,30/kg
- Umur 27 tahun: Rp3.509,12/kg
- Umur 28 tahun: Rp3.453,70/kg
- Umur 29 tahun: Rp3.412,88/kg
- Umur 30 tahun: Rp3.319,58/kg.

