Search

12 Mei 2026

|

Pendidikan

5 Kampus di Riau Lolos Seleksi Program Pendidikan SDM Perkebunan BPDP 2026

POLEZ.ID – Kabar menggembirakan datang bagi dunia pendidikan tinggi di Riau. Sebanyak lima perguruan tinggi di Provinsi Riau berhasil lolos seleksi sebagai lembaga penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan 2026 yang diselenggarakan Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP).

Kelima kampus tersebut masuk dalam daftar resmi pengumuman BPDP Nomor PENG-3/BPDP/2026 tentang Pengumuman Lolos Seleksi Lembaga Penyelenggara Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan Tahun 2026.

Adapun lima kampus asal Riau yang dinyatakan lolos yakni Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I), Politeknik Caltex Riau (PCR), Politeknik Kampar, Universitas Lancang Kuning (Unilak), dan Universitas Pasir Pengaraian (UPP).

Keberhasilan tersebut dinilai menjadi bukti meningkatnya peran perguruan tinggi di Riau dalam mendukung pengembangan sumber daya manusia sektor perkebunan, khususnya industri kelapa sawit yang menjadi tulang punggung ekonomi daerah.

Dalam pengumuman tersebut, masing-masing kampus dinyatakan lolos untuk sejumlah program studi yang berkaitan langsung dengan kebutuhan industri perkebunan dan pengolahan sawit.

Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia misalnya lolos untuk program studi Agroteknologi dan Teknologi Pasca Panen jenjang S1.

Sementara Politeknik Caltex Riau berhasil masuk melalui empat program studi jenjang D4, yakni Akuntansi Perpajakan, Teknik Informatika, Teknik Mesin, serta Teknologi Rekayasa Mekatronika.

Politeknik Kampar menjadi salah satu kampus dengan program studi terbanyak yang lolos. Kampus tersebut dinyatakan memenuhi syarat untuk tujuh program studi mulai dari jenjang D2 hingga D4, seperti Teknik Pengolahan Kelapa Sawit, Perawatan dan Perbaikan Mesin, Teknik Informatika, Teknik Pengolahan Sawit, Manajemen Agribisnis, Pengelolaan Perkebunan hingga Teknologi Rekayasa Logistik.

Kemudian Universitas Lancang Kuning lolos melalui tiga program studi S1, yakni Agribisnis, Agroteknologi dan Teknologi Hasil Pertanian.

Sedangkan Universitas Pasir Pengaraian dinyatakan lolos melalui program studi Agribisnis dan Agroteknologi jenjang S1.

Program Pendidikan Pengembangan SDM Perkebunan sendiri merupakan program strategis BPDP untuk mencetak tenaga kerja profesional dan kompeten di sektor perkebunan nasional, terutama kelapa sawit.

Dalam pengumumannya, BPDP menegaskan bahwa hasil seleksi tersebut bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat. Jumlah peserta tiap program studi nantinya akan ditetapkan melalui Surat Keputusan Direktur Utama BPDP pada tahap selanjutnya.

Secara nasional, sebanyak 42 lembaga pendidikan dari berbagai daerah di Indonesia dinyatakan lolos seleksi penyelenggara program pendidikan SDM perkebunan tahun 2026.

IMG-20260221-WA0056
IMG-20260221-WA0056

Nasional

Nasional

3 bulan ago

Oplus_131072
Oplus_131072

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 minggu ago