Search

6 Juli 2026

|

Lingkungan

BMKG: Curah Hujan di Riau Mulai Menurun Sepekan ke Depan, Warga Diminta Waspadai Karhutla

PEKANBARU – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Pekanbaru memprakirakan curah hujan di Provinsi Riau mulai berkurang pada periode 6 hingga 12 Juli 2026. Meski demikian, hujan dengan intensitas ringan hingga sedang masih berpotensi terjadi di sejumlah wilayah, bahkan hujan sedang hingga lebat diprakirakan turun di beberapa daerah pada 8 Juli.

Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Gita Dewi Siregar, mengatakan berdasarkan hasil pengamatan jaringan BMKG selama sepekan terakhir, hujan dengan intensitas ringan hingga lebat masih terjadi di hampir seluruh wilayah Riau. Kondisi tersebut dipengaruhi oleh aktifnya gelombang atmosfer di atas wilayah Riau yang mendukung pertumbuhan awan konvektif.

“Pada sepekan ke depan, curah hujan diprakirakan mulai berkurang. Namun pada awal pekan masih terdapat potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang di sejumlah wilayah Riau,” ujarnya.

BMKG memprakirakan hujan ringan hingga sedang berpotensi terjadi di Kabupaten Rokan Hilir pada 6, 7, 8, dan 11 Juli, serta di Kabupaten Rokan Hulu pada 8 Juli.

Di Kabupaten Bengkalis, Kota Dumai, Kabupaten Siak, Kabupaten Pelalawan, dan Kabupaten Kepulauan Meranti, hujan ringan hingga sedang diprediksi terjadi pada 6 dan 8 Juli.

Sementara itu, Kabupaten Kampar dan Kota Pekanbaru berpotensi diguyur hujan ringan hingga sedang pada 6, 7, 8, 9, dan 11 Juli. Khusus pada 8 Juli, kedua wilayah tersebut juga berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga lebat.

Potensi hujan ringan hingga sedang juga diprakirakan terjadi di Kabupaten Kuantan Singingi pada 6 hingga 9 Juli, dengan peluang hujan sedang hingga lebat pada 8 Juli. Sedangkan Kabupaten Indragiri Hulu berpotensi mengalami hujan pada 6 hingga 8 Juli, dan Kabupaten Indragiri Hilir pada 6, 8, dan 9 Juli.

Selama sepekan ke depan, suhu udara di Riau diprakirakan berkisar antara 23 hingga 35 derajat Celsius, dengan kelembapan udara 50 hingga 98 persen. Sementara arah angin umumnya bertiup dari selatan hingga barat laut dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.

Seiring mulai berkurangnya curah hujan, BMKG mengingatkan masyarakat agar tetap waspada terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

“Dengan potensi berkurangnya curah hujan, kami mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah guna mencegah terjadinya karhutla,” tutup Gita.

ilustrasi-tempat-hiburan-malamtTu7
ilustrasi-tempat-hiburan-malamtTu7

Lifestyle

Lifestyle

6 bulan ago

IMG-20260513-WA0001
IMG-20260513-WA0001

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

2 bulan ago