Search

6 Juni 2026

|

Hukum & Kriminal

DVR Hilang Saat OTT KPK, Dani M Nursalam Sebut CCTV Kediaman Gubernur Riau Aktif

POLEZ.ID – Fakta baru terungkap dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi yang menjerat Abdul Wahid di Pengadilan Negeri Pekanbaru, Kamis (4/6/2026). Tenaga Ahli Gubernur Riau, Dani M Nursalam, mengaku mengetahui keberadaan sistem CCTV yang berfungsi di kediaman gubernur, namun perangkat penyimpan rekamannya (DVR) disebut sudah tidak ada saat operasi tangkap tangan (OTT) KPK pada 3 November 2025.

Dalam keterangannya sebagai saksi mahkota, Dani menjelaskan bahwa selama beberapa kali berkunjung ke kediaman gubernur, ia melihat monitor CCTV dalam kondisi aktif.

“Selama saya datang ke kediaman, saat melewati ruangan operator ada televisi yang aktif. Setahu saya itu monitor CCTV dan berfungsi,” ujar Dani di hadapan majelis hakim.

Namun, ketika OTT KPK berlangsung pada 3 November 2025, perangkat Digital Video Recorder (DVR) yang berfungsi menyimpan rekaman CCTV disebut sudah tidak berada di lokasi.

“Saat 3 November OTT, DVR sudah tidak ada. Saya tidak tahu,” kata Dani.

Ia juga mengungkapkan bahwa DVR CCTV di kediaman gubernur diketahui pernah diganti pada awal masa kepemimpinan Abdul Wahid sebagai Gubernur Riau.

Menurut Dani, saat itu sempat ada pembicaraan terkait pergantian perangkat tersebut karena adanya kekhawatiran sistem lama masih terhubung dengan pihak lain.

“Setahu saya DVR sudah diganti di awal Pak Wahid menjabat. Sempat ada pembicaraan mengganti DVR-nya karena dikhawatirkan terkoneksi dengan nomor-nomor lain,” ungkapnya.

Meski mengetahui adanya pergantian perangkat, Dani mengaku tidak mengetahui secara rinci siapa yang melakukan penggantian maupun keberadaan DVR tersebut setelah tidak lagi berada di kediaman gubernur.

Keterangan mengenai CCTV dan DVR itu menjadi salah satu hal yang didalami dalam persidangan, terutama terkait kondisi kediaman gubernur menjelang OTT KPK pada November 2025.

Hingga berita ini diturunkan, sidang masih berlangsung dengan agenda pemeriksaan saksi oleh Jaksa Penuntut Umum KPK dan tim penasihat hukum terdakwa Abdul Wahid. Keterangan para saksi terus digali untuk mengungkap rangkaian peristiwa yang menjadi pokok perkara.

Oplus_131072
Oplus_131072

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 bulan ago