Search

8 Juli 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Lagi, Umur 9 Tahun Tembus Rp3.859,87 per Kg

POLEZ.ID – Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan untuk periode 8–14 Juli 2026. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok tanaman umur 9 tahun yang kini mencapai Rp3.859,87 per kilogram.

Kepastian tersebut ditetapkan dalam rapat Tim Penetapan Harga TBS Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau yang digelar Dinas Perkebunan (Disbun) Riau. Penetapan harga mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, mengatakan harga TBS umur 9 tahun naik Rp28,11 per kilogram atau sekitar 0,73 persen dibandingkan periode sebelumnya.

“Kenaikan harga tertinggi terjadi pada kelompok kelapa sawit umur 9 tahun. Harganya naik sebesar Rp28,11 per kilogram sehingga menjadi Rp3.859,87 per kilogram,” ujar Supriadi, Selasa (7/7/2026).

Menurutnya, penguatan harga dipengaruhi membaiknya harga jual minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) selama sepekan terakhir.

Harga CPO tercatat naik sebesar Rp32,68, sedangkan harga kernel melonjak Rp453,02 dibandingkan pekan sebelumnya. Sementara itu, harga cangkang ditetapkan sebesar Rp19,77 per kilogram dengan Indeks K sebesar 92,87 persen.

Supriadi menjelaskan, apabila terdapat pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan transaksi penjualan selama periode penetapan harga, tim menggunakan mekanisme sesuai Pasal 16 Permentan Nomor 13 Tahun 2024.

Dalam kondisi tersebut, harga CPO dan kernel dihitung menggunakan rata-rata tim. Jika tidak memenuhi validasi, maka digunakan harga referensi dari Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN), yakni CPO sebesar Rp15.571,67 per kilogram dan kernel Rp13.103,50 per kilogram.

Ia menegaskan, perbaikan mekanisme penetapan harga merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan dari Kejaksaan Tinggi Riau, untuk menciptakan tata kelola yang transparan dan adil bagi petani.

“Kami berharap sistem penetapan harga yang semakin transparan dapat meningkatkan pendapatan petani plasma sekaligus mendorong kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Adapun rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma periode 8–14 Juli 2026 sebagai berikut:

  • Umur 3 tahun: Rp2.973,59/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.372,24/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.574,43/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.730,33/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.810,53/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.855,56/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.859,87/kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.839,09/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.778,61/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.720,59/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.658,67/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.590,79/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.514,47/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.468,18/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.421,68/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.376,42/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.359,14/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.344,74/kg.