PEKANBARU – Warga di kawasan Jalan Anggrek, Garuda Sakti Km 2, Kecamatan Tuah Madani, Kota Pekanbaru, mengeluhkan padamnya aliran listrik yang berlangsung sejak Minggu (1/6/2026) pagi. Bahkan hingga malam hari, listrik belum juga kembali normal.
Menurut keterangan warga, Rizal, gangguan listrik sebenarnya sudah mulai terjadi sejak Sabtu malam saat hujan disertai petir mengguyur wilayah tersebut. Saat itu, aliran listrik beberapa kali mengalami penurunan daya sebelum akhirnya sempat padam.
Pada Minggu pagi, listrik kembali menyala sehingga warga mengira gangguan telah teratasi. Namun sekitar pukul 10.00 WIB, listrik kembali padam dan belum pulih hingga pukul 19.50 WIB malam ini.
“Semalam saat hujan listrik sempat kurang daya, bahkan mati. Pagi tadi sempat hidup lagi, tapi sekitar jam 10 pagi padam kembali sampai sekarang,” ujar Rizal, Minggu malam.
Pemadaman yang berlangsung cukup lama itu membuat aktivitas masyarakat terganggu. Sejumlah warga mengaku kesulitan menjalankan aktivitas rumah tangga maupun usaha yang bergantung pada pasokan listrik.
Warga juga menilai proses perbaikan berlangsung lambat karena hingga siang hari belum ada tanda-tanda listrik akan kembali menyala.
“Lambat sekali perbaikannya. Kami minta dipercepat lah. Karena yang mati listriknya cuma di Jalan Anggrek saja, di lokasi lain tidak ada mati,” keluhnya.
Menanggapi keluhan tersebut, Manajer PLN Wilayah Kampar UPT Tapung, Indra Erlangga, menjelaskan bahwa gangguan terjadi akibat kerusakan trafo yang tersambar petir saat hujan deras pada malam sebelumnya.
“Saat ini masih proses perbaikan. Trafo mengalami kerusakan akibat tersambar petir. Alat yang dibutuhkan harus kita ambil di Rantau Berangin. Saat ini tim masih dalam perjalanan kembali. Saya sudah instruksikan tim agar cepat,” kata Indra.
PLN, lanjutnya, terus berupaya mempercepat proses penanganan agar pasokan listrik di wilayah terdampak dapat segera kembali normal.
Hingga berita ini diturunkan, listrik di lokasi tersebut belum juga menyala kembali. Warga berharap gangguan tersebut dapat segera teratasi mengingat pemadaman telah berlangsung cukup lama.

