POLEZ.ID – Generasi Negarawan Indonesia (GNI) menyatakan dukungan terhadap Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Mandailing Natal (Madina) agar dapat menjalankan tugas dan tanggung jawabnya secara profesional tanpa tekanan opini yang belum terverifikasi.
Ruslan Padli Batubara, selaku Ketua GNI menegaskan bahwa dalam situasi berkembangnya isu dugaan pemotongan Dana Desa (DD) tahap I tahun 2026, semua pihak perlu mengedepankan sikap objektif dan memberikan ruang bagi aparatur pemerintah untuk bekerja sesuai mekanisme yang berlaku.
“Kita harus memberi ruang kepada Kadis PMD untuk menuntaskan pekerjaannya secara profesional. Jangan sampai opini yang belum tentu benar justru mengganggu proses kerja dan pelayanan kepada masyarakat desa,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa setiap dugaan yang berkembang di tengah masyarakat perlu diuji berdasarkan data dan fakta yang valid, bukan sekadar asumsi atau informasi sepihak yang berpotensi menyesatkan.
Menurutnya, jika terdapat indikasi penyimpangan dalam pengelolaan Dana Desa, maka hal tersebut harus disampaikan melalui jalur resmi dengan bukti yang jelas, sehingga dapat ditindaklanjuti secara transparan dan akuntabel.
“GNI mendukung penuh prinsip transparansi dan akuntabilitas. Namun, kita juga harus menjunjung asas praduga tak bersalah serta tidak menghakimi sebelum ada kejelasan fakta,” tegasnya.
Ruslan juga mengajak seluruh elemen masyarakat, termasuk kepala desa, tokoh masyarakat, dan generasi muda, untuk menjaga kondusivitas daerah serta bersama-sama mengawal penggunaan Dana Desa agar tetap tepat sasaran dan sesuai dengan peraturan yang berlaku.
“Dana Desa adalah instrumen penting untuk pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, pengelolaannya harus dijaga bersama dengan sikap yang bijak, objektif, dan bertanggung jawab,” lanjutnya.
Di akhir pernyataannya, Ruslan berharap seluruh pihak dapat menahan diri, tidak mudah terprovokasi, serta tetap menjaga persatuan demi kelancaran pembangunan di Kabupaten Mandailing Natal.
“Madina membutuhkan suasana yang kondusif agar pembangunan berjalan dengan baik. Mari kita dukung semua pihak yang bekerja untuk kepentingan masyarakat dengan tetap berpegang pada fakta dan aturan yang ada,” tutupnya.

