POLEZ.ID – Pembina Solidaritas Perempuan untuk Indonesia (Seruni) Kabinet Merah Putih, Selvi Gibran Rakabuming, mengajak seluruh pihak terkait untuk memperkuat sosialisasi pentingnya imunisasi kepada masyarakat. Hal itu disampaikannya saat mengunjungi RSUD Arifin Achmad, Rabu (10/6/2026).
Dalam kunjungannya, Selvi tidak hanya meninjau berbagai layanan kesehatan, tetapi juga menyapa anak-anak penderita kanker yang sedang menjalani perawatan. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan Hari Jadi ke-50 RSUD Arifin Achmad.
Menurut Selvi, edukasi mengenai imunisasi harus terus digencarkan melalui berbagai saluran yang dekat dengan masyarakat, terutama di tingkat akar rumput.
“Gerakkan sosialisasi tentang pentingnya imunisasi melalui posyandu dan PKK,” ujarnya.
Selama berada di rumah sakit, Selvi bersama rombongan Seruni Kabinet Merah Putih mengikuti sejumlah kegiatan kesehatan. Mereka menyaksikan talkshow yang mengangkat tema campak dan kanker, meninjau layanan pemeriksaan kesehatan dasar, hingga melihat pelayanan Keluarga Berencana (KB) yang sedang berlangsung.
Kunjungan kemudian berlanjut ke ruang perawatan anak penderita kanker. Di sana, Selvi bersama anggota Seruni menyempatkan diri berinteraksi langsung dengan para pasien dan memberikan bingkisan sebagai bentuk dukungan serta semangat bagi mereka yang tengah menjalani pengobatan.
Suasana penuh kehangatan pun tercipta ketika Selvi menghampiri satu per satu pasien anak. Dengan ramah, ia mengajak mereka berbincang mengenai aktivitas sehari-hari, permainan favorit, hingga berbagai hal yang mereka sukai.
Percakapan sederhana tersebut berhasil menghadirkan senyum dan keceriaan di wajah para pasien, sekaligus memberikan semangat baru di tengah perjuangan mereka melawan penyakit.
Bersamaan dengan kunjungan tersebut, RSUD Arifin Achmad juga menggelar berbagai kegiatan pelayanan kesehatan dalam rangka perayaan hari jadinya yang ke-50. Kegiatan itu antara lain pemeriksaan kesehatan dasar yang diikuti sekitar 200 peserta serta layanan Keluarga Berencana (KB) untuk 100 peserta, disertai sejumlah program kesehatan lainnya.

