Search

24 Juli 2026

|

Kesehatan

Skrining Buta Warna dan Edukasi Penggunaan Obat, Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros Sasar 170 Siswa SD Kusuma

POLEZ.ID – Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros kembali menggelar kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan menyelenggarakan skrining buta warna dan edukasi keselamatan penggunaan obat bagi siswa SD Kusuma Pekanbaru, Kamis (23/7/2026).

Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00 hingga 16.00 WIB itu diikuti sekitar 170 peserta, terdiri dari siswa kelas IV, V, dan VI, guru, serta dosen dan mahasiswa Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pemeriksaan buta warna menggunakan Tes Ishihara yang dilakukan secara bergantian di setiap kelas. Skrining ini bertujuan mendeteksi dini gangguan penglihatan warna pada siswa sehingga hasilnya dapat menjadi informasi penting bagi orang tua maupun pihak sekolah dalam mendukung proses belajar serta perencanaan karier anak di masa depan.

Usai skrining, seluruh peserta berkumpul di aula sekolah untuk mengikuti acara pembukaan. Kepala SD Kusuma, Sri Wahyuni, S.Pd., menyampaikan apresiasi kepada Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros yang telah menghadirkan program edukatif sekaligus preventif bagi para siswa.

Sementara itu, dr. Rudi Sinaga, Sp.M, dalam sambutannya menegaskan pentingnya menanamkan kesadaran menjaga kesehatan sejak usia sekolah sebagai investasi bagi masa depan generasi muda.

Ia juga menyampaikan komitmen Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros untuk terus menghadirkan berbagai program pengabdian kepada masyarakat, termasuk rencana pelaksanaan pemeriksaan tajam penglihatan atau skrining miopia dan kelainan refraksi, serta pemberian kacamata gratis bagi siswa yang membutuhkan.

Sebagai bentuk apresiasi dan penguatan kemitraan, Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros menyerahkan plakat dan sertifikat kepada SD Kusuma sebagai mitra dalam pelaksanaan program tersebut.

Memasuki sesi inti, tim dosen memberikan edukasi mengenai keselamatan penggunaan obat dengan metode yang interaktif dan mudah dipahami oleh siswa sekolah dasar.

Materi yang disampaikan meliputi pengenalan jenis dan fungsi obat, cara membaca label obat, mengenali arti logo pada kemasan, penggunaan antibiotik yang benar, bahaya mengonsumsi obat tanpa aturan, hingga cara penyimpanan obat yang tepat.

Suasana kegiatan berlangsung meriah. Para siswa tampak antusias mengikuti materi, aktif menjawab pertanyaan dari narasumber, serta berpartisipasi dalam berbagai kuis yang disiapkan panitia. Sejumlah hadiah juga dibagikan kepada peserta yang berhasil menjawab pertanyaan dan memenangkan kuis sebagai bentuk apresiasi.

Ketua tim pengabdian kepada masyarakat, dr. Marni Sianturi, M.Biomed, mengatakan edukasi kesehatan sejak dini merupakan langkah penting dalam membentuk perilaku hidup sehat di masa depan.

“Melalui pemahaman yang benar mengenai penggunaan obat, diharapkan anak-anak dapat menjadi agen perubahan di lingkungan keluarga dengan mengingatkan orang tua maupun anggota keluarga lainnya untuk menggunakan obat secara bijak dan aman,” ujarnya.

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini berlangsung tertib dan mendapat sambutan positif dari seluruh peserta. Fakultas Kedokteran Universitas Awal Bros berharap sinergi dengan SD Kusuma dapat terus berlanjut melalui berbagai program edukasi kesehatan lainnya, sehingga mampu meningkatkan literasi kesehatan sejak usia sekolah dan mendukung terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, serta bijak dalam penggunaan obat.

IMG_20260211_094009
IMG_20260211_094009

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

5 bulan ago