Search

30 Juni 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Harga TBS Plasma Riau Naik, Tembus Rp3.831/Kg pada Periode 1-7 Juli 2026

POLEZ.ID – Kabar baik kembali datang bagi petani kelapa sawit bermitra di Provinsi Riau. Tim Penetapan Harga Tandan Buah Segar (TBS) Kelapa Sawit Kemitraan Plasma Provinsi Riau menetapkan harga TBS periode 1-7 Juli 2026 mengalami kenaikan, dengan harga tertinggi mencapai Rp3.831,76 per kilogram untuk tanaman berumur 9 tahun.

Keputusan tersebut ditetapkan dalam rapat Tim Penetapan Harga yang digelar Selasa (30/6/2026). Pada periode ini, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun, yakni sebesar Rp55,60 per kilogram atau 1,47 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Dinas Perkebunan Provinsi Riau, Dr. Defris Hatmaja, SP, M.Si, mengatakan penetapan harga TBS kemitraan plasma tetap mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 tentang Pembelian TBS Kelapa Sawit Produksi Pekebun Mitra serta Keputusan Dirjen Perkebunan Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025 tentang Pedoman Umum Pembelian TBS Produksi Pekebun Mitra.

“Hasil rapat tim penetapan harga menetapkan bahwa harga TBS kemitraan plasma periode 1-7 Juli 2026 mengalami kenaikan. Kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur 9 tahun sebesar Rp55,60 per kilogram atau 1,47 persen, sehingga harga pembelian TBS petani menjadi Rp3.831,76 per kilogram,” kata Defris.

Ia menjelaskan, kenaikan harga TBS pekan ini dipicu oleh menguatnya harga minyak sawit mentah (CPO) dan inti sawit (kernel) di tingkat penjualan.

“Harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp167,21 per kilogram, sedangkan harga kernel meningkat Rp444,40 per kilogram dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan kedua komoditas tersebut menjadi faktor utama yang mendorong naiknya harga TBS plasma,” ujarnya.

Pada periode ini, indeks K yang digunakan sebesar 92,87 persen, dengan harga cangkang ditetapkan Rp19,77 per kilogram. Sementara harga rata-rata CPO tercatat Rp15.472,21 per kilogram, sedangkan harga kernel sebesar Rp12.812,59 per kilogram.

Defris menambahkan, masih terdapat beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 Pasal 16, harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim. Apabila terkena validasi kedua, maka digunakan harga rata-rata KPBN.

“Harga rata-rata CPO KPBN periode ini sebesar Rp15.525,00 per kilogram dan harga kernel KPBN sebesar Rp12.795,00 per kilogram. Mekanisme ini diterapkan agar penetapan harga tetap berjalan sesuai regulasi yang berlaku,” jelasnya.

Menurut Defris, Dinas Perkebunan Provinsi Riau bersama Tim Penetapan Harga terus memperbaiki tata kelola penetapan harga TBS agar berlangsung transparan, adil, dan memberikan kepastian bagi petani plasma maupun perusahaan mitra.

“Kami terus melakukan pembenahan tata kelola penetapan harga agar sesuai regulasi dan berkeadilan bagi kedua belah pihak yang bermitra. Upaya ini mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, sehingga diharapkan mampu meningkatkan pendapatan petani yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat,” tutupnya.

Berikut rincian harga TBS Kemitraan Plasma Provinsi Riau periode 1-7 Juli 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp2.949,68/kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.347,18/kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.548,50/kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.703,60/kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.782,99/kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.827,74/kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.831,76/kg
  • Umur 10-20 tahun: Rp3.810,90/kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.750,55/kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.692,58/kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.630,79/kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.563,01/kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.486,85/kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.440,62/kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.394,14/kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.348,86/kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.331,61/kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.317,24/kg.
IMG-20260127-WA0066
IMG-20260127-WA0066

Sosial & Publik

Sosial & Publik

5 bulan ago

Oplus_131072
Oplus_131072

Lingkungan

Lingkungan

4 bulan ago