Search

13 Mei 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Tipis, Tembus Rp3.900 per Kilogram

POLEZ.ID — Harga Tandan Buah Segar (TBS) kelapa sawit kemitraan plasma di Provinsi Riau kembali mengalami kenaikan pada periode 13–19 Mei 2026. Kenaikan ini dipicu oleh menguatnya harga crude palm oil (CPO) atau minyak sawit mentah di pasar.

Penetapan harga dilakukan dalam rapat tim penetapan harga yang digelar Dinas Perkebunan Provinsi Riau pada 12 Mei 2026.

Pelaksana Tugas Kepala Bidang Pengolahan dan Pemasaran Dinas Perkebunan Riau, Vera Virgianti mengatakan, penetapan harga TBS periode minggu ke-16 tahun 2026 tetap mengacu pada regulasi terbaru yang berlaku.

“Penetapan harga TBS kelapa sawit minggu ke-16 tahun 2026 periode 13–19 Mei 2026 telah menggunakan Permentan Nomor 13 Tahun 2024 dan Keputusan Dirjenbun Nomor 144/Kpts./PP.320/E/12/2025,” ujarnya.

Ia menjelaskan, sistem penetapan harga menggunakan rentang umur tanaman 3 hingga 30 tahun berdasarkan tabel rendemen hasil kajian PPKS Medan yang telah disepakati tim penetapan harga.

Dalam hasil rapat tersebut, kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yakni naik Rp25,52 per kilogram atau sekitar 0,66 persen dibandingkan periode sebelumnya.

Dengan kenaikan tersebut, harga pembelian TBS petani untuk usia tanaman 9 tahun kini menembus Rp3.900,46 per kilogram dan berlaku untuk satu minggu ke depan.

“Pada periode ini indeks K yang dipakai adalah 92,08 persen. Harga penjualan CPO minggu ini naik sebesar Rp216,44, sedangkan harga kernel turun sebesar Rp406,53 dibanding minggu lalu,” jelas Vera.

Ia menyebutkan, penguatan harga CPO menjadi faktor utama yang menopang kenaikan harga TBS sawit plasma di Riau, meski harga kernel mengalami pelemahan.

Dalam proses penetapan harga, terdapat sejumlah pabrik kelapa sawit (PKS) yang tidak melakukan penjualan. Karena itu, tim menggunakan harga rata-rata tim maupun acuan KPBN sesuai ketentuan Permentan Nomor 13 Tahun 2024.

“Ada beberapa PKS yang tidak melakukan penjualan. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, harga CPO dan kernel yang digunakan adalah harga rata-rata tim, dan apabila terkena validasi dua maka digunakan harga rata-rata KPBN,” paparnya.

Adapun harga rata-rata CPO KPBN periode ini tercatat sebesar Rp15.472,50 per kilogram, sedangkan harga kernel KPBN berada di angka Rp15.525 per kilogram.

Meski kenaikannya tergolong tipis, Dinas Perkebunan Riau memastikan pembenahan tata kelola penetapan harga terus dilakukan agar tetap sesuai regulasi dan memberikan rasa keadilan bagi petani maupun perusahaan mitra.

“Perbaikan tata kelola terus dilakukan agar penetapan harga ini sesuai regulasi dan berkeadilan untuk kedua belah pihak yang bermitra,” tegas Vera.

Ia berharap komitmen seluruh pemangku kepentingan, termasuk dukungan Pemerintah Provinsi Riau dan Kejaksaan Tinggi Riau, mampu menjaga stabilitas harga dan meningkatkan kesejahteraan petani sawit di daerah.

Berikut rincian harga TBS kelapa sawit kemitraan plasma Provinsi Riau periode 13–19 Mei 2026:

  • Umur 3 tahun: Rp3.014,39/Kg
  • Umur 4 tahun: Rp3.409,75/Kg
  • Umur 5 tahun: Rp3.611,47/Kg
  • Umur 6 tahun: Rp3.767,61/Kg
  • Umur 7 tahun: Rp3.849,62/Kg
  • Umur 8 tahun: Rp3.895,00/Kg
  • Umur 9 tahun: Rp3.900,46/Kg
  • Umur 10–20 tahun: Rp3.880,44/Kg
  • Umur 21 tahun: Rp3.820,66/Kg
  • Umur 22 tahun: Rp3.763,67/Kg
  • Umur 23 tahun: Rp3.702,48/Kg
  • Umur 24 tahun: Rp3.635,56/Kg
  • Umur 25 tahun: Rp3.560,14/Kg
  • Umur 26 tahun: Rp3.514,57/Kg
  • Umur 27 tahun: Rp3.468,96/Kg
  • Umur 28 tahun: Rp3.424,74/Kg
  • Umur 29 tahun: Rp3.407,67/Kg
  • Umur 30 tahun: Rp3.393,44/Kg

Sementara itu, indeks K ditetapkan sebesar 92,08 persen, BOTL 1,41 persen, harga CPO Rp15.454,71 per kilogram, harga kernel Rp15.096,01 per kilogram, dan harga cangkang Rp17,90 per kilogram.

IMG-20260128-WA0029
IMG-20260128-WA0029

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

3 bulan ago

palmoil_industri_gapki.id_
palmoil_industri_gapki.id_

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

2 bulan ago