Kamar Hunian Napi Lapas Kuansing Diobok-obok, Ada Apa Nih? 

Kamar Hunian Napi Lapas Kuansing Diobok-obok, Ada Apa Nih? YPASNEWS
Kasat Reskrim Markobar Polres Kuansing saat Melakukan Penggeledahan Kamar Hunian Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan

‎POLEZ.ID – Pihak Satuan Reserse Narkoba Polres Kuansing bersama BNNK Kuansing, dan Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Teluk Kuantan bekerjasama melaksanakan pemeriksaan setiap lorong kamar hunian warga binaan, Kamis (17/9/2026). ‎‎

Tujuan petugas, untuk memastikan hunian Lapas Kelas IIB Teluk Kuantan tersebut dalam keadaan aman dari peredaran barang-barang terlarang di dalam Lapas. ‎‎

Kemudian, ada 40 narapidana dan 10 petugas Lapas menjalani pemeriksaan urine sebagai langkah pencegahan dan deteksi dini terhadap penyalahgunaan narkotika. ‎

“Dari hasil pemeriksaan, seluruh sampel urine yang diperiksa dinyatakan negatif narkotika,” terang Iptu Romlan, selaku Kasi Humas Polres Kuansing. ‎

Beliau sampaikan bahwa, pemeriksaan tersebut menjadi bagian dari sinergi antar lembaga dalam menjaga lingkungan Lapas agar tetap aman serta mencegah penyalahgunaan narkotika.

Kegiatan tersebut dihadiri Ka KPLP Lapas Teluk Kuantan, mewakili Kalapas Teluk Kuantan, Ridho Hakim, Kepala Satuan Pengamanan Lapas Kelas II B Teluk Kuantan, perwakilan BNNK Kuansing Amrul Fikri Hamid, S.KM., selaku Katim Pencegahan dan Pemberdayaan Masyarakat BNNK Kuansing, Kasat Resnarkoba Polres Kuansing AKP Hasan Basri, S.H., M.H., serta personel Satresnarkoba Polres Kuansing.

“Pemeriksaan urine dan razia kamar merupakan langkah preventif untuk memperkuat pengawasan serta mencegah penyalahgunaan dan peredaran narkotika di lingkungan Lapas,” jelasnya. ‎

Menurutnya, kegiatan tersebut juga merupakan bagian dari sinergi antara kepolisian, Lapas dan BNNK dalam melakukan pencegahan penyalahgunaan narkotika secara berkelanjutan.

‎Ia sampaikan upaya pencegahan tidak hanya dilakukan melalui penindakan, tetapi juga dengan memperkuat pengawasan dan deteksi dini terhadap potensi penyalahgunaan narkotika.

“Kami berharap kegiatan seperti ini dapat terus dilaksanakan secara berkala sehingga lingkungan Lapas tetap aman, tertib dan kondusif serta terbebas dari penyalahgunaan narkotika,” ungkap dia. ‎ ‎