DPRD Riau Imbau Warga Manfaatkan Pemutihan Pajak Kendaraan hingga 30 November
YPASNEWS
POLEZ.ID – Anggota DPRD Riau, Abdullah, mengimbau masyarakat memanfaatkan program pemutihan denda Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) yang diberlakukan Pemerintah Provinsi Riau mulai 15 Oktober hingga 30 November 2026.
Program tersebut memberikan keringanan bagi wajib pajak yang ingin menyelesaikan tunggakan pajak kendaraan tanpa harus membayar sanksi administratif berupa denda.
Abdullah menilai kebijakan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk menuntaskan kewajiban pajak sekaligus membantu meningkatkan pendapatan daerah.
“Harapan saya di tahun ini tingkat tunggakan pajak kendaraan bermotor di Provinsi Riau itu jauh signifikan menurun. Sehingga menjadi pendapatan bagi daerah, baik bagi provinsi maupun kabupaten/kota,” kata Abdullah.
Sekretaris Fraksi PKS DPRD Riau itu meminta masyarakat tidak menunda pembayaran hingga program berakhir. Warga dapat mendatangi kantor Samsat terdekat untuk memanfaatkan fasilitas yang disediakan.
Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, Ninno Wastikasari, mengatakan program pemutihan berlangsung selama sekitar satu setengah bulan, terhitung sejak 15 Oktober hingga 30 November 2026.
Selain penghapusan denda, Pemprov Riau memberikan keringanan bagi kendaraan yang memiliki tunggakan pajak selama dua tahun atau lebih. Dalam skema tersebut, wajib pajak cukup membayar pokok pajak terutang tahun terakhir ditambah pokok pajak tahun berjalan.
“Pokok pajak kendaraan bermotor yang dibayar adalah pajak terutang tahun terakhir ditambah dengan pokok pajak tahun berjalan,” ujar Ninno.
Pemprov Riau juga memberikan insentif khusus berupa pengurangan 40 persen pokok PKB bagi kendaraan yang digunakan untuk angkutan barang.
Pelaksana Tugas Gubernur Riau, SF Hariyanto, turut mengajak masyarakat memanfaatkan program tersebut sebelum batas waktu berakhir.
“Mari manfaatkan program ini, program ini dibuat agar masyarakat tetap bisa melakukan kewajibannya dalam membayar pajak. Gunakan kemudahan layanan Samsat yang sudah disediakan,” ujar SF Hariyanto.



