Karhutla Mengancam Inhu, PT TPP Turun Tangan Bantu Pemadaman Api

Karhutla Mengancam Inhu, PT TPP Turun Tangan Bantu Pemadaman ApiYPASNEWS
Oplus_131072

POLEZ.ID – Di tengah kondisi asap kebakaran lahan menyelimuti Indragiri Hulu (Inhu), PT Tunggal Perkasa Plantations (TPO) yang bergerak bidang perkebunan kelapa sawit turut mengambil bagian yakni mengerahkan personel dengan peralatan lengkap membantu membantu penanganan kebakaran di wilayah sekitar operasional perusahaan.

Dukungan tersebut diberikan untuk penanganan karhutla di Desa Danau Baru, Kecamatan Rengat Barat, dan Desa Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat. Kedua lokasi masing-masing berjarak sekitar 14 kilometer dan 27 kilometer dari area operasional perusahaan.

Di mana, korporasi ini mengerahkan enam personel dari Tim Kesiapsiagaan Tanggap Darurat (TKTD) Fire Prevention untuk membantu proses pemadaman. Tim tersebut dikoordinasikan oleh Wisnu Prayogo, PIC Sustainability PT TPP, dengan membawa sejumlah peralatan pendukung untuk penanganan karhutla di lapangan.

Di Desa Danau Baru misalnya, tim PT TPP bersama unsur terkait melakukan upaya pemadaman sejak 4 Agustus 2026. Setelah kondisi kebakaran di lokasi tersebut berhasil dikendalikan, personel kemudian dialihkan untuk memperkuat penanganan di Desa Sungai Guntung Hilir.

Hingga Senin, 10 Agustus 2026, tim TKTD PT TPP masih berada di lapangan dan terlibat dalam upaya pemadaman di Sungai Guntung Hilir. Penanganan dilakukan secara bertahap dan intensif, dengan mengedepankan koordinasi bersama perusahaan-perusahaan lain di Indragiri Hulu, aparat Kepolisian dan TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta Manggala Agni.

Tidak hanya mengandalkan tenaga personel, PT TPP juga menambah dukungan berupa satu unit Mini Excavator. Alat berat tersebut mulai diturunkan ke lokasi pada Sabtu, 8 Agustus 2026, untuk membantu pembuatan sekat bakar sekaligus mendukung penggalian sumber air yang dibutuhkan dalam proses pemadaman.

Langkah tersebut dilakukan karena penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan titik api. Di lapangan, ketersediaan sumber air, akses menuju lokasi, hingga upaya mencegah api kembali meluas menjadi bagian penting dari proses penanganan.

Administratur PT TPP, Victor Aybund, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam penanganan karhutla di wilayah sekitar merupakan bagian dari kontribusi menjaga lingkungan dan mendukung upaya pemerintah dalam menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan.

“Kami berupaya hadir ketika dibutuhkan. Personel dan peralatan yang kami miliki, kami kerahkan untuk membantu proses pemadaman bersama seluruh pihak di lapangan. Untuk di Danau Baru, alhamdulillah sudah berhasil dikendalikan, dan saat ini dukungan kami difokuskan untuk membantu penanganan di Sungai Guntung Hilir,” ujar Victor.

Menurutnya, penanganan karhutla membutuhkan kerja sama banyak pihak karena kondisi di lapangan dapat berubah dengan cepat. Karena itu, koordinasi dan kolaborasi menjadi kunci agar api dapat segera dikendalikan dan tidak meluas.

“Kami berharap sinergi seluruh pihak dapat mempercepat proses pemadaman dan mencegah kebakaran meluas. Yang terpenting adalah bagaimana kita bersama-sama menjaga wilayah ini agar dampaknya terhadap masyarakat dan lingkungan dapat diminimalkan,” pungkasnya.