Search

5 Agustus 2026

|

Daerah

Korban Bertambah Jadi 16 Orang, DPKP Inhil: Pelaku Serangan Satu Ekor Monyet 

POLEZ.ID – Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil), Junaidy, membantah video viral di media sosial yang memperlihatkan gerombolan monyet menyerang warga terjadi di Tembilahan.

Menurutnya, video tersebut merupakan rekaman kejadian di Kalimantan, bukan di Kecamatan Tembilahan. Berdasarkan hasil pemantauan petugas, serangan yang terjadi di Tembilahan diduga dilakukan oleh seekor monyet liar.

“Saat ini terindikasi hanya satu ekor. Untuk video yang viral di media sosial itu, seperti kejadian di Kalimantan, bukan di Tembilahan,” kata Junaidy.

Meski demikian, jumlah korban akibat serangan monyet liar terus bertambah. Hingga saat ini, tercatat sebanyak 16 warga menjadi korban, dengan mayoritas mengalami luka robek akibat cakaran dan gigitan.

“Korban sudah bertambah jadi 16 orang. Sebagian besar terluka robek karena cakaran dan gigitan monyet. Seluruh korban langsung diberikan vaksin untuk mengantisipasi rabies, karena kami belum mengetahui kondisi kesehatan monyet tersebut,” ujarnya.

Junaidy memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan di fasilitas kesehatan setempat. Seluruh biaya pengobatan juga ditanggung oleh pemerintah.

Sementara itu, tim DPKP bersama warga masih terus melakukan pencarian dan perburuan terhadap monyet liar tersebut agar tidak kembali menyerang masyarakat.

“Perburuan monyet liar ini juga melibatkan warga yang turut prihatin atas bertambahnya korban serangan,” katanya.

Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada karena monyet tersebut masih berkeliaran dan kerap mendatangi rumah-rumah warga di kawasan bantaran sungai.

“Kami mengimbau masyarakat menutup pintu dan jendela agar monyet tidak masuk ke rumah. Jika harus keluar rumah, usahakan jangan sendirian,” imbau Junaidy.

IMG-20260203-WA0003
IMG-20260203-WA0003

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

6 bulan ago