Search

5 Agustus 2026

|

Lingkungan

Tim Manggala Agni Terus Berjibaku Padamkan Karhutla di Pelalawan dan Inhu

POLEZ.ID – Tim Manggala Agni Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera masih terus berupaya memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di sejumlah titik di Provinsi Riau.

Hingga Rabu (5/8/2026), operasi pemadaman masih difokuskan di Kabupaten Pelalawan dan Indragiri Hulu (Inhu). Petugas menghadapi berbagai tantangan, mulai dari medan yang sulit dijangkau, vegetasi yang mudah terbakar, hingga angin kencang yang mempercepat penyebaran api.

Kepala Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera, Ferdian Krisnanto, mengatakan saat ini terdapat empat lokasi yang menjadi fokus penanganan. Tiga titik masih dalam proses pemadaman, sedangkan satu titik di Kabupaten Indragiri Hulu telah berhasil dipadamkan sepenuhnya.

“Tim Manggala Agni terus melakukan pemadaman dan pendinginan di seluruh titik yang masih aktif. Kendala di lapangan masih didominasi akses menuju lokasi kebakaran yang cukup jauh, kondisi vegetasi yang mudah terbakar, serta pengaruh angin yang membuat api mudah kembali menyala. Namun seluruh personel tetap bekerja maksimal agar api segera dapat dikendalikan,” ujar Ferdian, Rabu (5/8/2026).

Lokasi dengan penanganan terlama berada di Kelurahan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan. Memasuki hari keenam operasi, luas lahan yang terbakar diperkirakan mencapai sekitar 15 hektare. Tim harus mengangkut peralatan menggunakan sepeda motor selama sekitar 45 menit, kemudian melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki sejauh 1,5 kilometer menuju lokasi kebakaran.

Menurut Ferdian, hujan sempat turun selama sekitar 30 menit di lokasi tersebut. Meski membantu menurunkan intensitas api, hujan belum mampu memadamkan seluruh bara sehingga proses pemadaman dan pendinginan tetap dilanjutkan.

“Curah hujan memang cukup membantu menurunkan intensitas api, tetapi belum cukup untuk memastikan seluruh bara benar-benar padam. Karena itu pemadaman lanjutan dan pendinginan tetap kami lakukan agar tidak terjadi penyalaan kembali,” katanya.

Di lokasi lain, tepatnya di Mak Teduh, Kecamatan Kerumutan, Kabupaten Pelalawan, kebakaran yang diperkirakan telah meluas hingga sekitar 10 hektare memasuki hari kedua penanganan. Vegetasi berupa ilalang kering menimbulkan asap pekat, sementara embusan angin yang berubah-ubah turut menyulitkan proses pemadaman.

Sementara itu, di Desa Paya Rumbai, Kecamatan Siberida, Kabupaten Indragiri Hulu, tim berhasil menuntaskan pemadaman kebakaran di lahan seluas sekitar 1,5 hektare pada hari kedua operasi. Meski sempat menghadapi keterbatasan sumber air, api berhasil dipadamkan sepenuhnya.

Adapun di Sungai Guntung Hilir, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu, kebakaran yang diperkirakan melanda lahan seluas sekitar 20 hektare masih terus ditangani. Vegetasi yang padat, asap tebal, dan angin kencang menjadi tantangan utama bagi tim di lapangan.

Meski demikian, Ferdian menyebut perkembangan positif mulai terlihat setelah kepala api di sisi selatan berhasil dikuasai. Upaya pemadaman juga diperkuat dengan dukungan dua unit helikopter water bombing yang terus melakukan pengeboman air di area kebakaran.

“Sinergi seluruh elemen darat dan udara terus kami optimalkan agar titik-titik api yang tersisa dapat segera dipadamkan. Kami juga mengimbau masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar karena kondisi cuaca masih mendukung terjadinya kebakaran,” tutupnya.

IMG-20260723-WA0019
IMG-20260723-WA0019

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

1 minggu ago