Mafirion Kukuhkan Pengurus DPC PKB Kuansing, Bidik 5 Kursi DPRD pada Pemilu 2029
YPASNEWS
POLEZ.ID – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing), Riau, menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD dari tiga menjadi lima pada Pemilu 2029. Untuk mencapai target tersebut, PKB mulai membenahi struktur organisasi hingga tingkat kecamatan dan ranting serta menjaring tokoh potensial untuk memperkuat partai.
Ketua DPC PKB Kuansing, Musliadi, mengatakan pengukuhan pengurus periode 2026-2031 menjadi momentum memperkuat kekompakan kader sekaligus menyusun langkah strategis menghadapi Pemilu 2029.
“Ini salah satu momentum kita dari PKB untuk memberikan rasa kebersamaan dalam mengemban tugas. Walaupun periodisasinya baru, orang-orangnya orang lama dan ada juga orang baru,” kata Musliadi, Selasa (20/10/2026).
Menurutnya, kesolidan dan kerja sama seluruh pengurus menjadi kunci dalam membangun organisasi yang kuat hingga tingkat kecamatan dan ranting. Selain memperkuat struktur, kader juga diminta aktif hadir di tengah masyarakat.
Musliadi menegaskan, PKB harus mampu menjadi bagian dari kehidupan masyarakat melalui berbagai kegiatan, baik yang bersifat seremonial maupun yang bersentuhan langsung dengan kebutuhan warga.
“Bagaimana caranya agar PKB ini dibutuhkan oleh masyarakat dan hadir di setiap kegiatan masyarakat, baik kegiatan seremonial maupun kegiatan yang langsung bersentuhan dengan masyarakat,” ujarnya.
Pengukuhan pengurus DPC PKB Kuansing periode 2026-2031 dilakukan oleh DPP PKB yang diwakili anggota Fraksi PKB DPR RI, Mafirion Syamsuddin Rogo. Kegiatan yang dipusatkan di Hotel Angela, Teluk Kuantan, itu juga dirangkai dengan pelantikan pengurus DPAC PKB se-Kuansing, orientasi politik, dan Musyawarah Kerja Cabang (Muskercab).
Sekitar 100 kader dari berbagai kecamatan mengikuti rangkaian kegiatan tersebut. Musliadi menyebut agenda ini menjadi langkah awal untuk memperkuat konsolidasi sekaligus memanaskan mesin partai menjelang Pemilu 2029.
“Persiapan 2029 kita mulai dari penataan struktur, kemudian dari segi teorinya, bagaimana caranya agar pesan-pesan itu sampai kepada masyarakat. Tentunya ada target-target yang harus kita capai,” jelasnya.
Salah satu target yang ingin dicapai adalah meningkatkan perolehan kursi DPRD Kuansing dari tiga menjadi lima kursi. Untuk mewujudkannya, PKB akan fokus membenahi kepengurusan dan merekrut calon anggota legislatif yang memiliki potensi serta dukungan di masyarakat.
Sejumlah kalangan menjadi sasaran penjaringan, mulai dari pengusaha, tokoh paguyuban, pengurus organisasi kemasyarakatan, alim ulama, tokoh pemuda, mantan kepala desa, hingga mantan birokrat.
Menurut Musliadi, keterlibatan berbagai kalangan diharapkan dapat memperluas basis dukungan PKB sekaligus memperkuat kesiapan partai menghadapi kontestasi politik mendatang.
“Kita akan komunikasikan dengan seluruh stakeholder yang ada di Kuansing untuk dirangkul dan dibawa ke PKB, diajak menjadi caleg dalam perjuangan PKB,” katanya.
PKB Kuansing juga menargetkan setiap daerah pemilihan (dapil) memiliki calon legislatif potensial agar peluang memperoleh kursi dapat dimaksimalkan. Karena itu, pembenahan struktur dan perekrutan kader akan menjadi fokus dalam dua tahun ke depan.
Musliadi menegaskan, kepengurusan partai harus diisi orang-orang yang loyal, solid, dan memiliki komitmen untuk bekerja membesarkan partai.
“Struktur ini harus dibenahi, diisi oleh orang-orang yang loyal dan fokus mengabdi pada partai,” tutupnya.



