POLEZ.ID – Polda Riau kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung percepatan pembangunan infrastruktur dengan memberangkatkan Satuan Tugas (Satgas) Darurat Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II, Rabu (15/4/2026).
Apel pemberangkatan digelar di Lapangan Apel Mapolda Riau dan dipimpin langsung oleh Wakapolda Riau, Brigjen Pol Hengky Haryadi. Kegiatan ini turut dihadiri Irwasda Kombes Pol Prabowo Santoso serta para Pejabat Utama (PJU) Polda Riau.
Dalam arahannya, Wakapolda menegaskan bahwa jembatan memiliki peran vital sebagai penghubung antarwilayah sekaligus membuka akses ekonomi masyarakat. Karena itu, setiap potensi gangguan terhadap proyek pembangunan harus diantisipasi secara serius dan profesional.
“Pembentukan Satgas ini merupakan bentuk nyata komitmen Polda Riau dalam mengawal pembangunan infrastruktur demi kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sebanyak 120 personel diterjunkan dalam tahap II ini. Mereka terdiri dari 70 personel Sat Brimob, 30 personel Polda Riau, serta 20 personel Dit Polairud. Seluruhnya akan bertugas secara terpadu untuk mengamankan proses pembangunan dan renovasi jembatan.
Pada tahap ini, proyek mencakup pembangunan dan renovasi 83 jembatan yang dilaksanakan dalam dua gelombang. Gelombang pertama berlangsung pada 15 April hingga 15 Mei 2026 dengan target 44 jembatan. Sementara gelombang kedua dimulai 16 Mei hingga 16 Juni 2026 dengan target 39 jembatan.
Wakapolda juga menekankan pentingnya pola pengamanan yang adaptif, mengingat pembangunan dilakukan secara bertahap. Personel diminta mampu mengantisipasi berbagai potensi kerawanan di lapangan.
Selain itu, seluruh anggota Satgas diingatkan untuk mengutamakan keselamatan, menjaga profesionalisme dan integritas, serta memperkuat koordinasi dengan seluruh pihak, termasuk masyarakat sekitar lokasi proyek.
“Laksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab, loyalitas, dan dedikasi tinggi. Tunjukkan bahwa Polda Riau hadir untuk menjamin keamanan dan mendukung pembangunan daerah,” pesannya.
Dengan diterjunkannya Satgas ini, diharapkan pembangunan Jembatan Merah Putih Presisi Tahap II berjalan lancar tanpa hambatan dan memberikan manfaat nyata bagi konektivitas serta pertumbuhan ekonomi masyarakat di Provinsi Riau.

