Search

18 Juli 2026

|

Riau

Riau-Melaka Bahas Jalur RoRo Dumai dan Jembatan Selat Malaka, Pemprov Dorong Konektivitas Regional

POLEZ.ID – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menerima kunjungan kehormatan utusan Kerajaan Negeri Melaka, Malaysia, untuk membahas sejumlah peluang kerja sama strategis lintas negara. Pertemuan yang berlangsung di Ruang Kenanga, Kantor Gubernur Riau, Jumat (17/7/2026), dipimpin Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Provinsi Riau, Job Kurniawan.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak membahas penguatan kerja sama di berbagai sektor, mulai dari perdagangan, kepelabuhanan, konektivitas transportasi laut dan udara, hingga pendidikan. Seluruh agenda diarahkan untuk memperkuat hubungan ekonomi dan meningkatkan konektivitas antara Riau dan Melaka.

Salah satu pembahasan utama adalah rencana optimalisasi jalur penyeberangan Roll-on/Roll-off (RoRo) yang menghubungkan Dumai dengan Melaka. Jalur ini dinilai mampu menekan biaya logistik, memperlancar distribusi barang, sekaligus meningkatkan mobilitas masyarakat dan kunjungan wisatawan antara Indonesia dan Malaysia.

Selain pengembangan jalur RoRo, utusan Kerajaan Negeri Melaka juga memaparkan perkembangan rencana pembangunan Jembatan Selat Malaka yang akan menghubungkan Telok Gong di Melaka dengan Kota Dumai, Riau.

Perwakilan Melaka menyampaikan bahwa kajian pra-kelayakan proyek tersebut telah rampung setelah dikerjakan selama 18 bulan, yakni sejak 4 Desember 2024 hingga 3 Juni 2026. Hasil kajian tersebut, menurut mereka, mendapat respons positif dari berbagai pihak dan menjadi dasar untuk pembahasan pada tahap berikutnya.

Meski demikian, Pemerintah Provinsi Riau menegaskan bahwa pembangunan jembatan lintas negara merupakan proyek berskala besar yang memerlukan persetujuan dan koordinasi pemerintah pusat, terutama Kementerian Perhubungan Republik Indonesia.

Asisten Administrasi Umum Setdaprov Riau, Job Kurniawan, menyambut baik berbagai inisiatif yang disampaikan Pemerintah Negeri Melaka. Menurutnya, peningkatan konektivitas antara kedua wilayah akan memberikan manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi kawasan.

“Saya rasa gagasan besar ini bukanlah sesuatu yang mustahil untuk diwujudkan, meski tentu membutuhkan waktu dalam prosesnya. Ke depan, kami di Pemerintah Provinsi Riau akan terus mengikuti perkembangan pelabuhan RoRo di Melaka dan segera berkumpul kembali bersama Menteri Perhubungan RI,” ujar Job.

Ia menambahkan, pengembangan konektivitas antara Riau dan Melaka sebenarnya telah menjadi pembahasan selama lebih dari 15 tahun. Karena itu, komunikasi dan koordinasi antara pemerintah daerah kedua negara dengan pemerintah pusat akan terus diperkuat agar rencana tersebut dapat direalisasikan secara bertahap.

Apabila terealisasi, jalur RoRo maupun pembangunan Jembatan Selat Malaka diyakini akan menjadi pengungkit baru bagi perdagangan, investasi, pariwisata, dan hubungan ekonomi antara Provinsi Riau dengan Negeri Melaka.

IMG-20260126-WA0006
IMG-20260126-WA0006

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

6 bulan ago