Search

8 Juni 2026

|

Pariwisata

Tim SAR Gabungan Cari Pria Asal Bandung yang Tenggelam Saat Selamatkan Temannya di Sungai Kampar

KAMPAR – Tim SAR Gabungan masih melakukan pencarian terhadap Cepi (30), warga asal Bandung, Jawa Barat, yang dilaporkan tenggelam di Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara, Kabupaten Kampar. Hingga Senin (8/6/2026), operasi pencarian telah memasuki hari kedua.

Korban sebelumnya dilaporkan tenggelam pada Minggu (7/6/2026) saat berupaya menyelamatkan rekannya yang hampir hanyut ketika mandi di Sungai Kampar.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Pekanbaru dari BPBD Kabupaten Kampar, peristiwa bermula ketika Cepi bersama seorang rekannya mandi di sungai tersebut. Saat rekannya hampir tenggelam, korban langsung memberikan pertolongan.

Upaya tersebut berhasil menyelamatkan rekannya yang kemudian dievakuasi ke Rumah Sakit Bangkinang untuk mendapatkan penanganan medis. Namun nahas, Cepi justru terseret arus sungai yang cukup deras dan hilang di perairan tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Pekanbaru, Budi Cahyadi, mengatakan setelah menerima laporan kejadian, pihaknya langsung mengerahkan tim rescue ke lokasi.

“Sebanyak tujuh personel rescue diberangkatkan menuju lokasi kejadian yang berjarak sekitar 43,74 kilometer dari Kantor SAR Pekanbaru. Tim berkoordinasi dengan unsur SAR gabungan dan masyarakat setempat untuk melakukan pencarian secara maksimal,” ujarnya.

Lokasi kejadian berada di aliran Sungai Kampar, Desa Muara Jalai, Kecamatan Kampar Utara. Pada hari pertama, tim melakukan koordinasi, pemantauan, dan pengumpulan informasi di sekitar lokasi kejadian untuk menentukan langkah pencarian.

Memasuki hari kedua, Senin pagi, Tim SAR Gabungan kembali melanjutkan operasi pencarian. Pukul 07.00 WIB, tim melaksanakan briefing dan evaluasi sebelum bergerak melakukan penyisiran.

“Pencarian hari kedua dilakukan dengan penyisiran sejauh kurang lebih tiga kilometer ke arah hilir Sungai Kampar menggunakan pola pencarian paralel sesuai rencana operasi yang telah ditetapkan,” kata Budi.

Pencarian difokuskan di sekitar lokasi korban diduga tenggelam hingga sepanjang aliran sungai yang berpotensi menjadi jalur hanyut korban. Selain melakukan penyisiran menggunakan perahu, tim juga terus memantau kondisi cuaca dan arus sungai guna mendukung efektivitas operasi pencarian.

Budi menegaskan Tim SAR Gabungan akan terus mengoptimalkan upaya pencarian sesuai rencana operasi yang telah disusun.

“Apabila korban ditemukan, selanjutnya akan dievakuasi dan dibawa ke rumah sakit atau puskesmas terdekat untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut,” katanya.

Basarnas juga mengimbau seluruh personel dan masyarakat yang terlibat dalam pencarian agar selalu mengutamakan faktor keselamatan selama beraktivitas di lapangan. Hingga berita ini diturunkan, korban masih dalam pencarian Tim SAR Gabungan.

IMG-20251209-WA0055
IMG-20251209-WA0055

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

4 bulan ago