POLEZ.ID – Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau terus mengintensifkan upaya mitigasi terhadap kemunculan seekor harimau Sumatera yang terpantau berada di Desa Danai, Kecamatan Pulau Burung, Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil).
Hingga Minggu (2/8/2026), tim BBKSDA Riau yang dipimpin Bambang Santoso telah memasang kandang jebakan (box trap) sebagai bagian dari upaya penyelamatan satwa dilindungi tersebut. Sebelumnya, keberadaan harimau berhasil dipastikan melalui kamera perangkap (camera trap) yang dipasang tim pada Rabu (29/7/2026).
Humas BBKSDA Riau, Reni, mengatakan berbagai langkah terus dilakukan untuk menjaga keselamatan masyarakat sekaligus melindungi harimau Sumatera.
“Tim terus melakukan berbagai upaya mitigasi dan sosialisasi kepada masyarakat, serta pemantauan terhadap pergerakan harimau. Kemarin tim telah menyiapkan kandang jebakan (box trap) dan melakukan pemantauan menggunakan drone thermal,” kata Reni, Minggu (2/8/2026).
Selain memasang kandang jebakan, BBKSDA Riau juga menambah personel di Desa Danai untuk memperkuat proses pemantauan dan penanganan. Namun, Reni tidak merinci jumlah personel tambahan yang diterjunkan ke lokasi.
Penggunaan drone thermal diharapkan dapat membantu mendeteksi keberadaan harimau, terutama saat satwa beraktivitas pada malam hari atau berada di kawasan dengan vegetasi yang lebat. Pemantauan terus dilakukan secara berkala guna menentukan langkah evakuasi yang paling aman bagi masyarakat maupun satwa.
Reni juga mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan tidak berupaya mendekati ataupun menangkap harimau secara mandiri. Warga diminta segera melaporkan kepada petugas apabila melihat keberadaan harimau atau menemukan jejak baru sehingga proses evakuasi dapat dilakukan dengan aman tanpa membahayakan manusia maupun satwa yang dilindungi tersebut.
Sementara itu, Kepala Desa Danai, Halim, membenarkan bahwa proses penanganan harimau masih berlangsung. Menurutnya, upaya evakuasi melibatkan berbagai pihak, termasuk masyarakat dan aparat kepolisian.
“Warga bersama aparat kepolisian juga ikut membantu tim BBKSDA dalam upaya evakuasi harimau tersebut,” ujar Halim.

