Hotspot Riau Turun Jadi 223 Titik, Pelalawan Masih Tertinggi
YPASNEWS
POLEZ.ID – Jumlah titik panas atau hotspot di Provinsi Riau menurun signifikan. Berdasarkan pemantauan BMKG Pekanbaru, sebanyak 223 hotspot terdeteksi di Riau hingga Selasa (25/8/2026) pukul 23.00 WIB.
Angka ini turun dibandingkan pemantauan sebelumnya yang mencapai 491 hotspot. Meski menurun, sejumlah wilayah masih terpantau memiliki hotspot dalam jumlah cukup tinggi.
Forecaster On Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan hotspot tersebar di sejumlah kabupaten/kota di Riau.
Kabupaten Pelalawan menjadi wilayah dengan jumlah hotspot terbanyak, yakni 91 titik. Selanjutnya Kabupaten Indragiri Hilir dengan 45 titik dan Bengkalis 35 titik.
Hotspot lainnya terdeteksi di Indragiri Hulu sebanyak 17 titik, Kampar 8 titik, Kuantan Singingi 8 titik, Kepulauan Meranti 7 titik, Kota Dumai 5 titik, Rokan Hilir 3 titik, serta Rokan Hulu dan Siak masing-masing 2 titik.
Secara keseluruhan, jumlah hotspot di wilayah Sumatera mencapai 2.461 titik. Sumatera Selatan menjadi penyumbang hotspot terbanyak dengan 1.522 titik, disusul Jambi 222 titik, Lampung 208 titik, Bangka Belitung 193 titik, Kepulauan Riau 47 titik, Bengkulu 32 titik, serta sejumlah provinsi lainnya.
Di sisi lain, kondisi cuaca Riau pada Rabu (26/8/2026) diprakirakan masih berpotensi hujan di sejumlah wilayah. Pada pagi hari, udara kabur hingga berawan dengan hujan ringan hingga sedang terpantau di sebagian Bengkalis, Siak, dan Kampar.
Pada sore hingga malam hari, hujan ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah, termasuk Siak, Bengkalis, Rokan Hulu, Kampar, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, Kuantan Singingi, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.
BMKG juga mengeluarkan peringatan dini terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang pada malam hari di sebagian Kampar, Kuantan Singingi, Indragiri Hilir, Pelalawan, dan Kota Pekanbaru.
Suhu udara diprakirakan berada pada kisaran 23-34 derajat Celsius dengan kelembapan 50-95 persen. Angin bertiup dari arah barat laut hingga utara dengan kecepatan 10-30 kilometer per jam.
Penurunan jumlah hotspot tersebut menjadi kabar positif dalam upaya penanganan karhutla. Namun, masyarakat tetap diminta waspada karena titik panas masih terdeteksi di sejumlah wilayah Riau, terutama Pelalawan, Indragiri Hilir, dan Bengkalis.



