Search

8 Juni 2026

|

Lingkungan

Karhutla di Riau Belum Timbulkan Kabut Asap

POLEZ.ID – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang terjadi di sejumlah wilayah Riau, terutama di Pulau Rupat, Kabupaten Bengkalis, hingga kini belum menimbulkan kabut asap yang terpantau secara luas.

Koordinator Bidang Perkiraan dan Informasi BMKG Pekanbaru, Bibin Sulianto, mengatakan berdasarkan hasil pemantauan citra satelit, belum terlihat adanya sebaran asap yang signifikan di wilayah Riau.

“Dari citra satelit belum terpantau asap di wilayah Riau,” ujar Bibin.

Meski demikian, karhutla di Pulau Rupat masih menjadi perhatian karena luas lahan yang terbakar terus bertambah. Hingga saat ini, area yang terdampak kebakaran diperkirakan telah mencapai sekitar 108 hektare dan sebagian titik masih membara.

Bibin menjelaskan, apabila terdapat asap yang muncul dari lokasi kebakaran, arah pergerakannya tidak mengarah ke negara tetangga. Hal ini dipengaruhi pola angin yang saat ini dominan bertiup dari arah tenggara hingga selatan menuju barat laut sampai utara.

“Kalaupun ada asap, tidak mengarah ke negara tetangga. Arah angin pada umumnya bergerak dari tenggara hingga selatan menuju barat laut hingga utara. Sementara Singapura dan Malaysia berada di timur Pulau Rupat,” jelasnya.

BMKG juga mencatat wilayah Riau saat ini mulai dipengaruhi Monsun Australia yang menjadi pemicu musim kemarau di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi tersebut menyebabkan curah hujan cenderung berkurang dan meningkatkan potensi terjadinya karhutla.

Menurut Bibin, pengaruh Monsun Australia diperkirakan masih berlangsung hingga Oktober 2026. Karena itu, masyarakat dan seluruh pemangku kepentingan diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran lahan selama periode musim kemarau.

“Pengaruh Monsun Australia diperkirakan masih terjadi hingga Oktober 2026 sehingga potensi karhutla masih perlu diwaspadai,” tutupnya.

Ridho Pamungkas, selaku Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wilayah I Sumatera
Ridho Pamungkas, selaku Ketua Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) wilayah I Sumatera

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

4 bulan ago

Ilustrasi-oleh-Alodokter-1-2
Ilustrasi-oleh-Alodokter-1-2

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

3 bulan ago