POLEZ.ID – Guru dan siswa setara SD, SMP, hingga SMA sebagai penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Teluk Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing), Riau diduga tak lagi terima MBG.
Kabarnya sudah berlangsung kurang lebih tiga minggu tanpa alasan yang jelas dari pihak Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), yang beralamat di Kelurahan Sungai Jering, Kecamatan Kuatan Tengah dengan ID SPPG: MBNNHSSG.
Arif, saat dikonfirmasi Polez.id, Selasa (16/6/2026), selaku perwakilan dari SPPG Sungai Jering dengan wilayah kerja pemenuhan MBG di SDN 019, Annajia, SDN 10, SDN 007, SDN 006, SDN 003, MIM, SMPN MUTU, SMA Taruta tidak membantah bahwa pihaknya saat ini tidak mendistribusikan MBG ke sekolah-sekolah dimaksud.
“Saat ini kita dalam proses perbaikan fasilitas IPAL bang,” kata dia lewat pesan singkat WhatsApp.
Beranjak dari pernyataan itu, Polez.id kemudian menelusuri keberadaan dapur MBG yang dikelola pihak Arif untuk memastikan kebenaran terkini. Di lapangan terungkap fakta tidak ada tanda-tanda pekerjaan fasilitas IPAL yang dimaksud di atas, melainkan kondisi dapur MBG berhari-hari dalam keadaan kosong, pintu tertutup rapat, petugas SPPG satupun tidak ada yang standbay.
Sementara itu, untuk menguatkan informasi yang dihimpun Polez.id mencoba konfirmasi salah satu pihak sekolah yakni SDN 019 Sungai Jering. Muhammad Ali, selaku Kepala Sekolah (Kepsek) juga membenarkan MBG tidak lagi diantar pihak yayasan seperti biasa.
“Tersendatnya pemenuhan MBG di SDN 019 Sungai Jering sebelum anak-anak memasuki proses ujian akhir,” terangnya.
Keterangan pihak yayasan saat dikonfirmasi, lanjut Muhammad Ali, sedang ada perbaikan. Alhasil SDN 019 Sungai Jering khususnya, dan sekolah-sekolah yang menjadi tanggung jawab yayasan penyaluran MBG saat ini terganjal sebagai penerima manfaat.

