KEN Kuansing 2026: 204 Jalur Berpacu di Permukaan Air Keruh

KEN Kuansing 2026: 204 Jalur Berpacu di Permukaan Air KeruhYPASNEWS
Oplus_131072

POLEZ.ID – Sebanyak 204 jalur dipastikan ambil bagian dalam Festival Pacu Jalur Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 yang digelar di arena Tepian Narosa, Kota Teluk Kuantan, Kuantan Singingi (Kuansing), pada tanggal 19–23 Agustus.

Dalam Festival Pacu Jalur Karisma Event Nusantara (KEN) 2026 tahun ini akan berbeda dari tahun 2025. Di mana, tahun lalu festival pacu jalur digelar dengan kondisi air sungai yang jernih. Akan tetapi tahun ini dipastikan digelar di Sungai Kuantan yang kondisinya masih sangat keruh.

Pantauan Polez.id pada Selasa (18/8/2026), kondisi air Sungai Kuantan masih terlihat sangat keruh dan tidak ada perubahan sedikitpun jika dibandingkan dengan sebelum operasi dan pasca operasi Peti Kuantan Merah Putih Presisi 2026.

Di mana, kondisi ini menjadi ironi di tengah gencarnya operasi penertiban Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang dilakukan Polda Riau dan Polres Kuantan Singingi (Kuansing).

Operasi tersebut sebelumnya digelar menyisir aktivitas PETI di sepanjang aliran Sungai Kuantan, mulai dari wilayah Hulu Kuantan hingga hilir di Kecamatan Cerenti.

Namun, air Sungai Kuantan yang masih keruh memunculkan tanda tanya besar. Jika aktivitas PETI di wilayah Riau disebut sudah ditertibkan, sumber kekeruhan diduga masih berasal dari kawasan hulu yang berada di wilayah Sumatera Barat (Sumbar).

Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Kuansing Muklisin sebelumnya bahkan secara terbuka menyoroti persoalan tersebut. Menurutnya, penanganan PETI tidak bisa hanya dibebankan kepada aparat di wilayah Riau.

Sebab, Sungai Kuantan merupakan aliran lintas provinsi yang hulunya berada di Sumbar.

“Tampaknya Sumbar yang merupakan daerah bagian hulu dari Sungai Kuantan tidak serius dalam melakukan penertiban PETI. Jika di bagian hulu (Sumbar) belum tuntas, bagaimana Sungai Kuantan bisa jernih,” ujar Muklisin.

Muklisin memastikan operasi penertiban PETI yang dilakukan Polda Riau bersama Polres Kuansing telah memberikan hasil di wilayah Riau.

Ia menyebut, aktivitas PETI di sepanjang Sungai Kuantan yang masuk wilayah Riau sudah tidak ditemukan.

Kondisi berbeda justru terlihat di Sungai Singingi. Setelah operasi penertiban PETI digelar sejak 1 hingga 14 Agustus 2026, kondisi air sungai tersebut mulai kembali jernih.

Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana juga memastikan wilayah Sungai Kuantan yang masuk Kabupaten Kuansing telah bersih dari aktivitas PETI.

Dalam operasi PETI yang digelar sejak 1-14 Agustus 2026, tim gabungan dari Polda Riau dan Polres Kuansing telah memusnahkan 525 unit rakit di 55 lokasi dan mengamankan 17 tersangka.

“Di sepanjang Sungai Kuantan yang masuk wilayah Riau tidak lagi ada aktivitas PETI,” kata dia.

Di tengah persoalan air sungai yang belum jernih, persiapan Festival Pacu Jalur KEN 2026 terus dikebut.

Sebanyak 204 jalur dipastikan ambil bagian dalam perhelatan ini. Peserta didominasi jalur dari Kabupaten Kuansing. Selain itu, terdapat 31 jalur dari Indragiri Hulu (Inhu) serta masing-masing satu jalur dari Sumbar dan Jambi.

Ratusan jalur tersebut akan berlaga di Sungai Kuantan, menjadikan kondisi sungai bukan sekadar persoalan lingkungan, tetapi juga bagian penting dari wajah festival budaya terbesar di Kuansing.