POLEZ.ID – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Sultan Syarif Kasim II Pekanbaru mendeteksi 45 titik panas (hotspot) di Provinsi Riau berdasarkan pemantauan hingga Rabu (5/8/2026) pukul 23.00 WIB. Titik panas terbanyak masih terkonsentrasi di Kabupaten Indragiri Hilir dan Indragiri Hulu.
Forecaster on Duty BMKG Pekanbaru, Ranti Kurniati, mengatakan secara keseluruhan jumlah hotspot di Pulau Sumatera mencapai 453 titik. Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan jumlah titik panas terbanyak, yakni 195 titik, disusul Lampung 77 titik, Bangka Belitung 65 titik, dan Riau 45 titik.
Di Riau, sebaran hotspot paling banyak berada di Kabupaten Indragiri Hilir dengan 16 titik, disusul Kabupaten Indragiri Hulu 14 titik. Selanjutnya, Kabupaten Pelalawan dan Siak masing-masing empat titik, Kabupaten Kuantan Singingi tiga titik, Kabupaten Kampar dua titik, serta masing-masing satu titik di Kabupaten Rokan Hulu dan Kota Dumai.
Meski titik panas masih terpantau di sejumlah wilayah, BMKG memprakirakan hujan masih berpotensi mengguyur beberapa daerah di Riau pada Kamis (6/8/2026).
Ranti Kurniati menjelaskan, pada pagi hari hujan dengan intensitas ringan hingga sedang diprakirakan terjadi di Kabupaten Kepulauan Meranti, Indragiri Hulu, Indragiri Hilir, dan Pelalawan.
Memasuki siang hingga sore hari, cuaca umumnya cerah hingga cerah berawan. Namun hujan ringan masih berpotensi terjadi di sebagian wilayah Kabupaten Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir. Sementara pada malam hingga dini hari, cuaca diprakirakan cerah berawan hingga berawan.
“Untuk peringatan dini cuaca di wilayah Riau hari ini nihil,” kata Ranti.
BMKG mencatat suhu udara di Riau berkisar antara 23 hingga 34 derajat Celsius dengan kelembapan udara 55–99 persen. Angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 10–30 kilometer per jam.
Sementara itu, tinggi gelombang di wilayah perairan Provinsi Riau diprakirakan berkisar 0,5–1,25 meter atau berada pada kategori rendah.

