Search

17 April 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Petani Mitra PT MNIS Diberi Pemahaman soal Dana PSR 

oppo_0

POLEZ.ID – Dinas Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan Indragiri Hulu (Inhu), Riau menggelar sosialisasi percepatan pelaksanaan peremajaan kelapa sawit pekebun (PKSP) dengan petani binaan PT Mega Nusa Inti Sawit.

Ada sekitar 30 perwakilan petani yang tergabung dalam kelembagaan hadir dalam acara ini yang digelar di Gedung KUD Maju Bersama, Desa Bukit Lingkar, Kecamatan Batang Cenaku, Kamis (16/4/2026). 

Seperti pihak Aspekpir, APKASINDO, Kopsa Usaha, KUD Karya Bersama, KOPSA Sejahtera, KUD Hidup Baru, KUD Maju Bersama, KUD Anggrek, KUD Setia, KUD Manunggal, KUD Jaya Bersama, KUD Harapan Maju, KUD Talang Suka Jadi, dan pihak Kecamatan Batang Cenaku, dan beberapa Kepala Desa (Kades). 

Endang Mulyawan, selaku Kepala Dinas (Kadis) Perkebunan, Peternakan, dan Perikanan menyampaikan dalam pertemuan tersebut mengajak seluruh petani khususnya yang bernaung dalam kelembagaan untuk segera melengkapi persyaratan pengajuan dana replanting yang dikelola Badan Pengelolaan Dana Perkebunan (BPDP) sebesar Rp 60 juta/hektar. 

“Kami akan membantu dan mendampingi petani mulai dari pemberkasan, verifikasi lapangan hingga kelengkapan syarat lainnya jika dibutuhkan,” ujarnya.

Beliau menegaskan, wacana pertemuan ini sebenarnya sudah terjadwal dalam bulan Ramadhan tahun ini, namun hasil komunikasi akhir dengan Ketua Bamus Tani Sejahtera sepakat digelar habis lebaran dan kegiatan berlangsung saat ini.

Dia menekankan kembali, bahwa pihaknya tidak bisa ikut campur terlalu jauh soal adanya terjadi miskomunikasi tentang pola kemitraan antara KUD dengan PT Mega Nusa Inti Sawit yang akan dijalin kembali.  

“Sesuai arahan Bupati Inhu persoalan ini segera didudukan, petani tetap jaga kekompakan dan percayakan kepada Bamus,” pungkasnya. 

Selanjutnya, petani harus mengetahui bahwa ada sekitar 40 triliun duit pekebun yang harus dijemput hasil dari kutipan fee ekspor CPO. 

Ia kemudian dalam sosialisasi ini, menghimbau kepada pihak desa bagi yang belum tergabung di asosiasi agar membuat kelompok tani supaya dapat menjemput dana BPDP. 

“Banyak program sebenarnya di BPDP, kalaulah dana peremajaan belum membutuhkan maka bisa mengambil program Sarpras, pemberdayaan, beasiswa sawit, serta alat-alat panen,” ungkap dia. 

IMG-20260303-WA0017
IMG-20260303-WA0017

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

2 bulan ago

percepat-hujan-buatan-tim-omc-riau
percepat-hujan-buatan-tim-omc-riau

Lingkungan

Lingkungan

1 bulan ago

IMG-20250801-WA0006
IMG-20250801-WA0006

Lingkungan

Lingkungan

2 bulan ago