POLEZ.ID – Kepedulian terhadap masyarakat terus diwujudkan Polda Riau melalui berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) dan bantuan sosial (bansos) dalam rangka menyambut Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026.
Hingga Sabtu (20/6/2026), Direktorat Lalu Lintas Polda Riau bersama Satlantas jajaran di seluruh wilayah hukum Polda Riau telah menyalurkan sebanyak 2.312 paket bantuan sosial kepada masyarakat yang membutuhkan.
Bantuan tersebut menyasar berbagai kalangan, mulai dari komunitas ojek online (ojol), sopir oplet dan truk, petugas kebersihan, penghuni panti asuhan, panti jompo, masyarakat pesisir, hingga warga kurang mampu lainnya.
Paket bantuan diserahkan langsung oleh personel Satlantas sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.
Selain penyaluran bansos, sejumlah program sosial lainnya juga terus digencarkan. Tercatat, pendistribusian air bersih telah menjangkau 19 titik lokasi, sedangkan kegiatan bakti religi telah dilaksanakan di tujuh lokasi yang tersebar di wilayah hukum Polda Riau.
Sementara itu, program bedah rumah yang menjadi salah satu program unggulan dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80 saat ini masih dalam tahap pembangunan dengan progres mencapai sekitar 80 persen.
Tak hanya itu, sebagai bentuk kepedulian terhadap lingkungan, kegiatan Gerakan Indonesia Asri juga telah dilaksanakan di dua lokasi dengan melibatkan personel Polri bersama masyarakat.
Rangkaian kegiatan sosial tersebut dilaksanakan serentak di seluruh kabupaten dan kota di Provinsi Riau dan akan terus berlangsung hingga puncak peringatan Hari Bhayangkara yang dijadwalkan pada 1 Juli 2026.
Kapolda Riau Irjen Pol Herry Heryawan melalui Ketua Panitia Bansos Hari Bhayangkara ke-80, Kombes Pol Jeki Rahmat Mustika, mengatakan seluruh kegiatan yang dilaksanakan merupakan bentuk nyata pengabdian Polri kepada masyarakat.
“Seluruh kegiatan ini merupakan bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat sekaligus wujud pengabdian dalam momentum Hari Bhayangkara ke-80,” ujar Jeki.
Menurutnya, salah satu program yang mendapat perhatian khusus adalah bedah rumah untuk anggota Polri yang dinilai layak menerima bantuan.
Penerima bantuan tersebut adalah Rizki Aris, personel Sat Binmas Polres Indragiri Hulu yang tinggal di Jalan Melur Blok C Nomor 8, RT 015/RW 005, Kelurahan Sekip Hulu, Kecamatan Rengat, Kabupaten Indragiri Hulu.
“Kebetulan pada peringatan Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 ini, anggota kami yang mendapatkan rezeki melalui program bedah rumah adalah saudara Rizki Aris. Setelah dilakukan penilaian dan verifikasi, yang bersangkutan dinilai telah memenuhi kriteria sebagai penerima bantuan bedah rumah,” katanya.
Jeki menjelaskan, pemberian bantuan tersebut tidak hanya didasarkan pada kondisi rumah, tetapi juga atas dedikasi dan keteladanan yang ditunjukkan selama menjalankan tugas.
“Dalam pelaksanaan tugas sehari-hari, ia dikenal sebagai anggota yang berdedikasi, disiplin, dan sangat teladan dalam mengemban tugasnya. Semoga bantuan ini dapat memberikan manfaat bagi keluarga serta menjadi motivasi bagi anggota lainnya untuk terus memberikan pengabdian terbaik kepada masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Dirlantas Polda Riau itu menegaskan bahwa setiap pelaksanaan program sosial juga dimanfaatkan untuk memberikan edukasi kepada masyarakat terkait pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), keamanan, keselamatan, ketertiban dan kelancaran lalu lintas (kamseltibcarlantas), serta program Green Policing.
“Kami memanfaatkan setiap kegiatan sosial untuk mengedukasi masyarakat tentang pentingnya menjaga keamanan dan ketertiban lingkungan, meningkatkan kesadaran berlalu lintas, serta menumbuhkan kepedulian terhadap kelestarian alam melalui program Green Policing,” jelasnya.
Ia menambahkan, terwujudnya keamanan, keselamatan berlalu lintas, dan lingkungan yang lestari membutuhkan kolaborasi seluruh elemen masyarakat.
“Dibutuhkan partisipasi seluruh elemen masyarakat agar terwujud Provinsi Riau yang kondusif, berkeselamatan, dan tetap lestari,” tutupnya.
Melalui berbagai program sosial tersebut, Polda Riau berharap peringatan Hari Bhayangkara ke-80 tidak hanya menjadi momentum seremonial, tetapi juga menjadi sarana memperkuat sinergi antara Polri dan masyarakat dalam mewujudkan kehidupan yang aman, tertib, sejahtera, dan berwawasan lingkungan.

