Polres Kampar Rangkul Eks Napiter, Pengawasan Humanis di Momen HUT ke-81 RI
YPASNEWS
POLEZ.ID – Polres Kampar mengedepankan pendekatan humanis dalam menjaga keamanan dan keharmonisan masyarakat. Bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Satuan Intelijen Keamanan Polres Kampar melaksanakan Pengawasan Melekat (Waskat) terhadap mantan narapidana terorisme (Eks Napiter), Senin (17/8/2026).
Kegiatan berlangsung di Lapangan Pelajar Bangkinang sekitar pukul 09.30 WIB, bersamaan dengan pelaksanaan upacara bendera peringatan HUT ke-81 RI.
Pengawasan tersebut dipimpin Pejabat Sementara Kanit IV Sat Intelkam Polres Kampar, Aipda Sri Mardani, bersama Brigpol Hendra Prajaya, S.E., Brigpol Martin Siregar, S.H., dan Brigpol Ari Rahman.
Sebanyak 17 Eks Napiter yang tercatat berdomisili di wilayah Kabupaten Kampar menjadi sasaran pemantauan. Dari jumlah tersebut, sembilan orang hadir langsung dalam kegiatan, sementara delapan lainnya berhalangan hadir. Meski demikian, seluruhnya tetap berada dalam pemantauan dan dapat dihubungi dengan baik.
Kehadiran Eks Napiter dalam peringatan hari kemerdekaan menjadi bagian dari upaya reintegrasi sosial dan memperkuat kembali hubungan mereka dengan masyarakat.
Rangkaian kegiatan diawali dengan mengikuti upacara bendera HUT ke-81 RI. Setelah upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sembako secara simbolis.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh Wakil Bupati Kampar, didampingi Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang, S.I.K., serta Dandim 0313/KPR.
Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan Sebayang mengatakan, pengawasan terhadap Eks Napiter bukan semata-mata bentuk kecurigaan, tetapi bagian dari kehadiran negara untuk merangkul seluruh masyarakat.
“Pengawasan melekat yang kami lakukan bukan bentuk kecurigaan, melainkan wujud kehadiran negara yang ingin merangkul dan memastikan setiap warga negara, termasuk mereka yang telah menyelesaikan masa hukumannya, dapat hidup tenang, aman, dan damai,” ujar Boby.
Menurutnya, momentum kemerdekaan menjadi kesempatan untuk menunjukkan bahwa persatuan dan kebersamaan merupakan milik seluruh masyarakat tanpa terkecuali.
“Hari ini kami tunjukkan bahwa di Kampar, kita membangun persatuan yang utuh,” katanya.
Ia berharap bantuan sembako yang diberikan dapat membantu meringankan kebutuhan para Eks Napiter sekaligus menjadi dorongan untuk terus menjalani kehidupan secara positif dan memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami berharap bantuan ini dapat sedikit meringankan beban mereka, sekaligus menjadi semangat agar terus berbuat baik dan bermanfaat bagi lingkungan sekitar. Sinergi yang terjaga ini adalah kunci keamanan berkelanjutan di wilayah kita,” pungkasnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan persatuan.
Selama kegiatan berlangsung, situasi terpantau aman, tertib, dan kondusif tanpa adanya gangguan keamanan.



