Search

15 April 2026

|

Hukum & Kriminal

Rotasi Besar di Panipahan, Kapolda Riau Perkuat Perang Melawan Narkoba

POLEZ.ID – Polda Riau mengambil langkah tegas dan terukur dalam merespons dinamika keamanan di wilayah Panipahan, Kabupaten Rokan Hilir. Setelah pencopotan Kapolsek Panipahan dan Kanit Reskrim, kini dilakukan evaluasi lanjutan yang berujung pada rotasi besar-besaran di tingkat personel.

Kapolda Riau, Herry Heryawan, menegaskan bahwa keputusan tersebut merupakan hasil evaluasi menyeluruh yang melibatkan fungsi pengawasan internal, seperti Itwasda, Propam, serta melalui mekanisme Wanjak.

“Dari hasil evaluasi komprehensif terhadap kinerja personel di Polsek Panipahan, diputuskan akan dilakukan rotasi besar yang menyasar para kanit dan anggota,” ujar Kapolda, Selasa (14/4/2026).

Menurutnya, langkah ini bukan sekadar mutasi rutin, melainkan bagian dari penataan organisasi dan upaya korektif agar pelayanan kepolisian semakin optimal serta responsif terhadap situasi di lapangan.

Ia menekankan, kehadiran Polri harus benar-benar dirasakan masyarakat, terutama dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah yang sempat mengalami gejolak.

“Kami ingin memastikan Polri hadir memberikan rasa aman dan mampu menjawab dinamika yang berkembang,” tegasnya.

Respons Aspirasi Masyarakat

Kapolda juga menegaskan bahwa kebijakan tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap aspirasi masyarakat Panipahan yang belakangan menunjukkan keresahan terhadap situasi keamanan.

“Apa yang menjadi kegelisahan warga menjadi perhatian serius kami. Langkah ini adalah tanggung jawab moral untuk menghadirkan rasa aman,” katanya.

Perang Total Melawan Narkoba

Tak hanya melakukan pembenahan internal, Polda Riau juga memperkuat langkah strategis dalam pemberantasan narkoba yang dinilai menjadi salah satu akar persoalan di wilayah tersebut.

Sebagai bentuk komitmen, Polda Riau telah membentuk Satuan Tugas Anti Narkoba yang bekerja secara terpadu, menggabungkan fungsi pengawasan dan penegakan hukum.

“Satgas ini tidak hanya fokus pada penindakan, tetapi juga evaluasi internal agar tidak ada ruang bagi penyimpangan,” jelasnya.

Selain itu, Polda Riau juga akan menggandeng Badan Narkotika Nasional Provinsi Riau untuk mendorong Panipahan menjadi kampung Bersih dari Narkoba (Bersinar).

“Ini bukan hanya soal penegakan hukum, tetapi juga membangun ketahanan sosial masyarakat agar mampu menolak narkoba secara kolektif,” tambahnya.

Operasi Antik Lancang Kuning 2026

Sebagai penguatan, Polda Riau akan menggelar Operasi Antinarkoba (Antik) Lancang Kuning 2026 secara serentak di seluruh wilayah hukum.

Operasi ini ditujukan untuk menekan peredaran narkotika hingga ke akar-akarnya sekaligus memastikan tidak ada ruang bagi jaringan narkoba di Provinsi Riau.

Langkah berjenjang yang dilakukan, mulai dari pencopotan pejabat hingga rotasi personel dan pembentukan satgas, menjadi bukti keseriusan Polda Riau dalam melakukan pembenahan internal.

Upaya ini juga diharapkan mampu memulihkan kepercayaan publik serta memastikan setiap personel memiliki integritas dan sensitivitas tinggi terhadap kebutuhan masyarakat.

Dengan komitmen tersebut, Polda Riau menegaskan tekadnya untuk terus menjaga keamanan dan memberantas narkoba demi menciptakan lingkungan yang aman dan kondusif bagi masyarakat.

IMG-20260127-WA0005
IMG-20260127-WA0005

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

3 bulan ago

kontribusi-besar-hasil-kecil-bupat
kontribusi-besar-hasil-kecil-bupat

Ekonomi & Bisnis

Ekonomi & Bisnis

3 bulan ago