Search

10 Juni 2026

|

Ekonomi & Bisnis

Harga CPO KPBN Menguat, Tembus Rp15.155 per Kilogram

POLEZ.ID– Harga minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dalam tender PT Kharisma Pemasaran Bersama Nusantara (KPBN) pada Selasa (10/6/2026) masih menunjukkan tren positif. Harga tertinggi tercatat mencapai Rp15.155 per kilogram, menandakan pasar CPO tetap bertahan pada level yang tinggi.

Berdasarkan hasil tender, harga CPO tertinggi terbentuk di Pelakar Jaya (KTJ) sebesar Rp15.155 per kilogram. Disusul Dumai sebesar Rp15.105 per kilogram, Duri Rp15.025 per kilogram, Duku Rp14.955 per kilogram, Tanjung Buyu Rp14.850 per kilogram, dan Parindu Rp14.665 per kilogram.

Sementara itu, tender CPO di Luwu tidak mencatatkan transaksi karena tidak ada penawaran yang masuk dari peserta lelang.

Secara keseluruhan, rata-rata harga CPO yang terbentuk pada perdagangan hari ini berada di kisaran Rp14.946 per kilogram. Harga tersebut masih berada di atas level Rp14.800 per kilogram dan relatif stabil dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berbeda dengan CPO, komoditas Palm Kernel Oil (PKO) atau minyak inti sawit belum berhasil mencatatkan transaksi. Seluruh tender PKO di sejumlah lokasi, seperti Semakin, Dumai, Lampung, dan Palembang, berstatus withdraw (WD) lantaran penawaran pembeli masih berada di bawah harga yang diharapkan penjual.

Penawaran tertinggi PKO tercatat sebesar Rp25.300 per kilogram, sementara harga penawaran penjual (counter) masih berada di kisaran Rp27.904 hingga Rp28.148 per kilogram.

Kondisi serupa juga terjadi pada komoditas Palm Kernel (PK) atau inti sawit. Seluruh tender di berbagai lokasi berakhir withdraw karena belum tercapainya kesepakatan harga antara pembeli dan penjual.

Penawaran tertinggi inti sawit tercatat sebesar Rp12.560 per kilogram, sedangkan harga counter penjual berada pada rentang Rp12.127 hingga Rp13.147 per kilogram.

Belum terjadinya transaksi pada PKO dan PK menunjukkan masih adanya selisih harga yang cukup lebar antara pembeli dan penjual. Namun, pasar CPO tetap menunjukkan ketahanan yang kuat dengan harga yang mampu bertahan di atas Rp15.000 per kilogram di sejumlah pelabuhan utama.

Kondisi ini berpotensi menjadi sentimen positif bagi harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit petani, termasuk di Provinsi Riau yang merupakan salah satu daerah penghasil sawit terbesar di Indonesia.

IMG-20260112-WA0020
IMG-20260112-WA0020

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

5 bulan ago

IMG-20260115-WA0005
IMG-20260115-WA0005

Hukum & Kriminal

Hukum & Kriminal

5 bulan ago