POLEZ.ID – AKBP Hidayat Perdana sebagai Kapolres Kuantan Singingi (Kuansing) turun langsung melakukan sosialisasi tentang bahaya narkoba di Gereja GPdI Efata, Lingkungan III Sinambek, Kelurahan Sungai Jering, Kuantan Tengah, Senin (1/6/2026), sebagai upaya memperkuat pencegahan dan pemberantasan peredaran narkotika.
Beliau mengatakan, penyalahgunaan narkoba merupakan ancaman serius bagi masa depan generasi muda dan dapat merusak kehidupan pribadi, keluarga, hingga lingkungan sosial.
“Perang terhadap narkoba bukan hanya tugas kepolisian, tetapi menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat,” terang dia.
Generasi muda harus menjadi pelopor dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari narkoba dengan meningkatkan kesadaran, kepedulian, dan keberanian untuk menolak segala bentuk penyalahgunaan narkotika.
Pihaknya mengajak para orang tua untuk lebih aktif melakukan pengawasan dan membangun komunikasi yang baik dengan anak-anaknya guna mencegah pengaruh negatif peredaran narkoba.
Menurutnya, keluarga merupakan benteng pertama dalam menjaga generasi muda dari ancaman narkotika. Oleh karena itu, peran orang tua sangat penting dalam memberikan pendidikan, perhatian, serta pengawasan terhadap aktivitas anak-anak di lingkungan pergaulan mereka.
Dia mengimbau masyarakat untuk tidak ragu melaporkan apabila mengetahui adanya indikasi penyalahgunaan maupun peredaran narkoba di lingkungan tempat tinggal masing-masing.
“Kami berharap masyarakat dapat menjadi mitra Polri dalam memberikan informasi terkait penyalahgunaan dan peredaran narkoba. Dengan kerja sama yang baik, upaya pencegahan dan penindakan dapat berjalan lebih efektif,” imbuhnya.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana penuh keakraban tersebut juga diisi dengan penyampaian materi dari BNNK Kuansing, Satresnarkoba Polres Kuansing, serta sesi diskusi dan tanya jawab yang mendapat antusiasme tinggi dari para peserta.
Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun kesadaran bersama untuk menciptakan generasi muda yang sehat, produktif, dan bebas dari pengaruh narkoba, sekaligus memperkuat sinergi antara Polri, pemerintah, tokoh agama, dan masyarakat dalam mendukung program pencegahan penyalahgunaan narkotika di Kuantan Singingi.

