Search

8 Juni 2026

|

Riau

Polda Riau Tunggu Data Kementan, Siap Selidiki Perusahaan Sawit yang Diduga Tekan Harga TBS

POLEZ.ID – Polda Riau menyatakan siap menindaklanjuti arahan Menteri Pertanian RI terkait rencana pemeriksaan terhadap ratusan perusahaan kelapa sawit yang diduga belum menyesuaikan harga pembelian Tandan Buah Segar (TBS) di tingkat petani.

Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Riau, Ade Kuncoro, mengatakan pihaknya masih menunggu data resmi dari Kementerian Pertanian mengenai perusahaan-perusahaan yang masuk dalam daftar tersebut.

“Masih menunggu data dari Kementerian Pertanian terkait perusahaan tersebut. Karena baru tadi pagi rapat,” kata Ade, Senin (8/6/2026).

Menurutnya, hingga saat ini Polda Riau belum mengetahui perusahaan mana saja di Riau yang masuk dalam daftar sekitar 300 perusahaan sawit yang disebut belum menaikkan harga TBS sesuai kondisi pasar.

Meski demikian, Ade menegaskan pihaknya berkomitmen menindaklanjuti temuan tersebut begitu data diterima dari pemerintah pusat.

“Akan dilakukan pendalaman,” tegasnya.

Sebelumnya, Menteri Pertanian RI, Andi Amran Sulaiman, menyebut terdapat sekitar 270 hingga 300 perusahaan sawit di Indonesia yang belum menyesuaikan harga pembelian TBS petani. Pemerintah menilai kondisi tersebut sebagai anomali karena terjadi di tengah penguatan nilai tukar dolar terhadap rupiah yang seharusnya berdampak positif terhadap harga komoditas sawit.

Amran menyatakan nama-nama perusahaan tersebut akan diserahkan kepada kepolisian untuk ditindaklanjuti oleh Direktorat Reserse Kriminal Khusus di masing-masing daerah.

Sebagai salah satu provinsi penghasil kelapa sawit terbesar di Indonesia, Riau menjadi daerah yang berpotensi ikut terdampak dalam kebijakan tersebut. Karena itu, Polda Riau menegaskan akan melakukan pendalaman terhadap perusahaan yang terindikasi menekan harga TBS apabila telah menerima data resmi dari Kementerian Pertanian.

2-unit-helikopter-patroli-dari-bnpb
2-unit-helikopter-patroli-dari-bnpb

Lingkungan

Lingkungan

3 bulan ago